Patung Orang Islam Saja Dilarang, Apalagi Patung Obama!

Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Banten, mengharamkan pembangunan patung Sultan Maulana Hasanudin di Bundaran Pamulang, Tangsel, karena khawatir dijadikan tempat pemujaan.

Ketua MUI Kota Tangsel, KH Saidi, Minggu (20/12), menyatakan bahwa hasil musyawarah MUI Tangsel dan pemerintah daerah setempat bahwa pembangunan patung Sultan Maulana Hasanuddin tidak sesuai dengan hadist. "MUI Tangsel mengharamkan pembangunan patung Sultan Maulana Hasanuddin Banten di bundaran Pamulang," kata Saidi di Tangerang.

Baca lebih lanjut

Iklan

MUI Diperkirakan akan Segera Haramkan Rokok

Majelis Ulama Indonesia (MUI) akan menggelar muzakarah tahunan di Padang Panjang, Sumatra. Rokok dan yoga akan dibahas pula

Meskipun merokok lebih banyak mengandung mudharat, tetapi sangat sulit dihentikan. Kenyataan tersebut membuat Majelis Ulama Indonesia (MUI) dalam waktu dekat segera mengeluarkan pernyataan fatwa haram merokok. Agar lebih efektif, MUI berencana menjalin kerja sama dengan Dinas Kesehatan dan pemerintah.

"Dasar pernyataan haram lebih disebabkan merokok sama sekali tidak membawa manfaat, sebaliknya malah membawa mudharat. Baik dari segi ekonomi maupun dari segi kesehatan. Sehingga tidak salah hal tersebut akan menjadi pembahasan utama dalam Muzakarah MUI Nasional yang akan dilaksanakan di Padangpanjang, Sumbar 26-27 Januari 2009," ujar Ketua Bidang Fatwa MUI Sumbar Gusrizal Gazahar kepada para wartawan, kemarin. Baca lebih lanjut

Apakah benar penganut Majelis Rasulullah sesat?

Artikel Ini Telah Dihapus


Atas Taujih dari beberapa ustad, dipandang dari beberapa kemaslahatan, maka saya hapus artikel ini. Berikut petikan taujih Ustad Agung kepada saya ketika melihat artikel yang saya buat.Akhi, ana sarankan antum hapus saja artikel antum yang mengenai ini. Ana melihat sedikit kemaslahatan yang dapat dipetik dari artikel antum. Ana tahu antum ingin membuat kebaikan atas artikel ini. Namun, dari beberapa komentar yang masuk. Ana malah melihat banyak yang belum begitu mampu untuk menelaah apa yang antum tuliskan.

Akh, antum ingin membuat orang tersadar dengan artikel antum. Tetapi dari komentar-komentar yang masuk, bukan kesadaran yang dapat dipetik hikmahnya. Tetapi malah menyekat persaudaraan sesama umat Islam. Antum coba baca dengan hati, setiap komentar-komentar tersebut adalah seorang yang merasa tersakiti hatinya. Dan ini sama saja antum menzhalimi perasaan mereka.

Walaupun ada oknum (blog Artikelislami) dari penganut Majelis Rasulullah. Tetapi jangan sampai kita membalas rasa sakit hati kita atas fitnahan-fitnahan yang melanda kita dan ulama-ulama yang kita hormati. Biarkan saja, fitnah tampil terus untuk menjadi sebuah contoh yang nyata tentang bentuk-bentuk fitnah yang selalu melanda umat Islam.

Antum jangan egois, ingin dia (Blog Artikelislami) menghapus yang telah diposting. Biarkan saja. Islam itu memberikan dua pilihan. Mau berbuat baik atau buruk. Kedua-duanya ada akibat yang akan diberikan Allah kepada kita. Maka dari itu antum tidak perlu susah-susah untuk menyuruh menghapus postingannya.

Untuk nasehat kepada dia adalah sekedar memperingatkan saja, jangan sampai kapasitas antum melebihi itu. Sudah seharusnya, jamaahnya sendiri yang memberikan nasehat kepada dia. Bukan antum. Ketika antum memberikan nasehat lebih dari kapasitas, akhirnya yah seperti artikel antum ini. Banyak yang mengira antum membenci Majelis Rasulullah. Padahal maksud antum adalah hanya untuk memperingatkannya. Sesungguhnya sifat manusia itu tidak akan pernah mau divonis bersalah, dia atau bahkan teman-temannya. Mereka akan cenderung membela jamaah mereka daripada menelusuri akar permasalahannya.

Jadi berdoa saja akh, semoga yang melakukan kesalahan itu sadar atas kesalahan yang dia perbuat. Dan antum jadilah seperti air, yang dengan kesabarannya meneteskan setiap butir-butirnya hingga merubah batu yang tadinya padat dan berbentuk tidak biasa akhirnya menjadi luarbiasa enak dilihat. Itulah akh, kesabaran kita. Kesabaran yang berpuluh-puluh tahun kita pupuk lama. Jangan sampai antum kehilangan kesabaran akh. Karena kesabaran itu tidak mengenal batasan.

Ana melihat antum beberapa hari ini I’tikaf bawa laptop malah jarang melihat antum tilawah dan menambah hafalan Qur’an dan hadits akh? Antum ini ijin sama istri meninggalkan anak, untuk menambah setiap pahala-pahala antum. Jangan antum terlalaikan menjawab komentar-komentar yang tidak enak dibaca. (Saya cuma cengar-cengir).

Sudah akh. Tafadhol antum pilih sendiri mau hapus artikel antum apa nggak. Ana hanya memberikan masukan saja akh. Tapi jangan lupa bisa terjadi akibat yang lebih besar dari letupan kecil seperti ini akh. Mungkin dia (blog Artikelislami) tidak mengetahui bahwa apa yang dilakukan fitnah atas pemahamannya sendiri. Tetapi bukan berarti antum juga harus berpaham seperti itu. Mari kita berkhusnudhon kepada mereka atas segala macam tindakan yang mereka lakukan kepada kita, baik dan buruknya. Tidaklah seorang yang difitnah, dicaci dan dimaki menjadi lebih buruk. Melainkan kembali kepada diri mereka sendiri. Ingatlah Al Hujuraat ayat 11 “Hai orang-orang yang beriman, janganlah sekumpulan orang laki-laki merendahkan kumpulan yang lain, boleh jadi yang ditertawakan itu lebih baik dari mereka. Dan jangan pula sekumpulan perempuan merendahkan kumpulan lainnya, boleh jadi yang direndahkan itu lebih baik. Dan janganlah suka mencela dirimu sendiri dan jangan memanggil dengan gelaran yang mengandung ejekan. Seburuk-buruk panggilan adalah (panggilan) yang buruk sesudah iman dan barangsiapa yang tidak bertobat, maka mereka itulah orang-orang yang zalim.”

(Dalam hati, saya berfikir apakah tidak ada ustad yang seperti ini di Majelis Rasulullah yah? Hingga mad’unya harus tega dan mudah sekali menfitnah dan menyesatkan orang diluar jamaah mereka. Wallahu’alam)

Dengan ini, saya menghapus artikel “Apakah benar penganut Majelis Rasulullah sesat?” Saya meminta maaf kepada pihak-pihak yang merasa tersakiti atas artikel yang saya buat.

Hal yang menyangkut Blog Artikelislami —-> htp://artikelislami.wordpress.com/2008/04/30/benarkah-pks-mirip-indosat/#comment-254 (Alhamdulillah, atas rahmat Allah. Akhirnya Admin Blog sedikit tersadar, namun masih disayangkan, walaupun saya bukan dari Hizb Salafi,  postingan yang lain seperti ini masih nampak —> htp://artikelislami.wordpress.com/2008/03/09/salafy-masonic/#comment-663 semoga  kesadarannya utuh untuk membangun pondasi umat Islam)
Kami berlepas diri atas fitnah dan hujatan yang dilayangkan kepada PKS dan ulama-ulama yang kami hormati.Tapi alhamdulillah, sisi baiknya adalah, akhirnya ada juga Penganut Majelis Rasulullah yang hanif, dan selalu berlemah lembut kepada sesama muslim. Tanpa bahasa kasar, merasa paling pintar dan tawadhu’ dalam bahasanya. Syukron atas seseorang yang mengirim email kepada saya dengan kelembutan dan kesantunan bahasanya. Dan merasa bertanggung jawab atas apa yang diperbuat oleh saudaranya. Insya Allah keberkahan menyelimuti kita semua yaa Akhi. Intinya adalah kita harus Mengembalikan Jati Diri Bangsa ini dengan tidak menfitnah, menghujat siapapun yang berbeda dengan pemahaman kita, selama pemahaman itu bersifat furu’.

Kecewa dengan VCD Sang Murabbi

Beberapa waktu lalu, ketika film Sang Murabbi diluncurkan. Kami sangat senang sekali. Berharap akan bisa membeli VCDnya dan dapat mengetahui bagaimana seorang Syaikhul Tarbiyah dengan ketawadhu’annya dalam setiap jalan dakwahnya. Sungguh ini adalah keharusan bagi kami untuk memilik VCD Sang Murabbi untuk dapat selalu mengingatkan kita tentang bagaimana dakwah yang terus bergulir dan dengan tetap tawadhu’ dalam menghadapi berbagai rintangan. Bahkan kenikmatan yang melenakan!

Ketika melihat trail filmnya, saya sangat tersentuh dengan pesan-pesan moral yang disampaikan oleh Almarhum Ustad Rahmat Abdullah. Namun waktu itu, saya berfikir mungkin akan sangat lama sekali menunggu VCD film Sang Murabbi. Karena pasti akan ditayangkan terlebih dahulu di bioskop-bioskop. Tetapi entah karena sebab apa, Film Sang Murabbi tidak jadi untuk ditayangkan dibioskop-bioskop. Dan akan diedarkan dalam bentuk kepingan VCD. Betapa senangnya saya waktu itu, dengan cepat saya langsung mencari beberapa supplier yang menyediakan VCD Sang Murabbi di internet. Setelah kami mendapatkan situs toko internet tersebut. Maka kami pun bertransaksi. Barang akan dikirim setelah pengiriman uangnya.

Setelah itu saya tinggal menunggu kedatangan VCD tersebut. Bayangan untuk segera menonton VCD Sang Murabbi pun terus membayangi dalam diri ini. Dan, ketika sore hari VCD Sang Murabbi pun telah diantar oleh TIKI. Segera saya dan istri langsung membuka covernya. Dan setelah itupun saya langsung memasukkan di DVD Room Laptop. Tetapi setelah lama diotak-atik, tetap tidak bisa. File yang ada di VCDnya kosong. Sampai saya pun pusing mengotak-atiknya, sampai akhirnya istri saya mengatakan “Bi, ini ada tulisan “FILM INI HANYA DAPAT DIPUTAR DI DVD/VCD PLAYER” jadi mungkin di computer atau di laptop tidak bisa”

Baca lebih lanjut