Google Dituduh Membela Islam

image Penyedia layanan search engine terbesar dunia, Google, membantah telah membela kepentingan Islam di atas agama lainnya. Pernyataan tersebut menjawab tuduhan bahwa Google telah menyensor kata-kata kunci yang anti-Islam dalam hasil pencariannya. 

Coba jika pengguna Google mengetik kata "Christianity is" (Kristen adalah) maka dalam kotak pencarian akan langsung muncul daftar rekomendasi frasa yang bernada negatif. Begitu juga jika pengguna mengetikkan "Buddhism is" (Buddha adalah), hanya sedikit yang sesuai dan positif.

Ternyata Muslim Inggris lebih setia kepada negaranya ketimbang non-Muslim

Lembaga survei ternama Gallup menemukan fakta bahwa warganegara Inggris yang memeluk agama Islam lebih setia dan nasionalis ketimbang warganegara Inggris lainnya.

Temuan ini secara langsung telah membantah pernyataan sejumlah pejabat pemerintah Inggris yang menuding Muslim Inggris sebagai warganegara yang tidak nasionalis dan tidak memiliki toleransi yang besar.

Gallup Polling juga menyatakan bahwa mayoritas dari Muslim Inggris tidak merasakan bahwa jilbab atau kerudung membatasi aktivitas mereka dengan warganegara lainnya.
Baca lebih lanjut