Merokok Memperkecil Peluang Keturunan Laki-laki

img3
Periset Amerika beranggapan perokok sulit mendapatkan anak laki-laki. Jika
merokok, peluang untuk menjadi ayah dari seorang jagoan kecil dan membayangkan bisa melatih anak laki-laki bermain sepakbola, basket, bela diri atau mengajari memancing, bisa terbang bersama asap rokok.

Merokok, selain mempunyai kaitan dengan kemandulan, akibat lamban dan rendahnya hitungan sperma, ternyata juga mengurangi kemungkinan mendapatkan anak laki-laki. Tidak peduli betapa cintanya kepada pasangan, beban akibat keinginan mendapatkan anak laki-laki dapat mempengaruhi hubungan dengan pasangan.

Jangan terburu-buru me-nyalahkan pasangan, tapi cobalah perhatikan kebia-saan buruk Anda, terutama kalau Anda seorang perokok berat. Merokok mengurangi kesuburan seorang laki-laki namun sekadar mengingatkan bahwa pada umumnya bila pria mengalami masalah infertilitas (kemandulan), penyebabnya adalah karena hitungan sperma (sperm count) rendah atau benih-benih tersebut sangat lamban. Dalam arti, mereka memerlukan waktu lama ketika berenang untuk bertemu dengan telur di saluran telur. Baca lebih lanjut

Iklan

MUI Diperkirakan akan Segera Haramkan Rokok

Majelis Ulama Indonesia (MUI) akan menggelar muzakarah tahunan di Padang Panjang, Sumatra. Rokok dan yoga akan dibahas pula

Meskipun merokok lebih banyak mengandung mudharat, tetapi sangat sulit dihentikan. Kenyataan tersebut membuat Majelis Ulama Indonesia (MUI) dalam waktu dekat segera mengeluarkan pernyataan fatwa haram merokok. Agar lebih efektif, MUI berencana menjalin kerja sama dengan Dinas Kesehatan dan pemerintah.

"Dasar pernyataan haram lebih disebabkan merokok sama sekali tidak membawa manfaat, sebaliknya malah membawa mudharat. Baik dari segi ekonomi maupun dari segi kesehatan. Sehingga tidak salah hal tersebut akan menjadi pembahasan utama dalam Muzakarah MUI Nasional yang akan dilaksanakan di Padangpanjang, Sumbar 26-27 Januari 2009," ujar Ketua Bidang Fatwa MUI Sumbar Gusrizal Gazahar kepada para wartawan, kemarin. Baca lebih lanjut