Ternyata Standar Halal Indonesia Terbaik di Dunia

standar halal Indonesia yang disebut-sebut sebagai negara Muslim dengan populasi Muslim terbesar di dunia memiliki peran strategis dalam kancah internasional. Tak terkecuali di bidang sertifikasi halal berbagai produk yang meliputi pangan dan obat-obatan

Setidaknya, kesimpulan inilah yang muncul dalam workshop internasional bertema "Indonesia’s Role for Streghtening Global Halal" di Jakarta pada Senin (16/01). Standar halal yang berlaku di Indonesia diakui sebagai acuan terbaik sertifikasi halal.

Delegasi dari Dewan Ulama Islamic Dissemination Centre for Latin America (CDIAL), Brasil, Sh Ali Achchar, berpendapat, Indonesia menerapkan standar halal terbaik. Peraturan ini merangkum lebih banyak variasi produk dan proses pembuatan makanan. Praktik pemberlakuannya pun relatif mudah terlaksana di Indonesia.

Baca Selengkapnya >>>

Perbedaan 1 Syawal 1432 Jangan Menjadikan Perpecahan Umat Islam

shalat iedul fitriSuaranews – Diperkirakan hari Lebaran tahun 1 Syawal 1432 Hijriah maupun tahun 2011 ini bakal berbeda antara Muhammadiyah serta Nahdlatul Ulama. Walaupun begitu, umat Muslim di Indonesia diharapkan tetap senantiasa menghargai satu sama lain serta mengutamakan persaudaraan.

Imbauan tersebut disampaikan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) H Amidhan, di kantor MUI, Jakarta, Jumat (26/8/2011) petang.

Seperti dilaporkan, Idul Fitri tahun 2011 ini diduga bakal terdapat perbedaan hari.

Muhammadiyah, yang berpatokan pada hisab (perhitungan), sudah menjatuhkan hari raya nanti jatuh pada Selasa (30/8/2011). Sementara Nahdlatul Ulama masih menantikan rukyat (penglihatan) atas bulan, serta bisa jadi hari rayanya jatuh pada Rabu (31/8/2011).

Baca Selengkapnya >>>

Fatwa Kedokteran MUI (Panduan Umat)

image JAKARTA— Musyawarah Nasional VIII Majelis Ulama Indonesia memfatwakan sejumlah hal terkait persoalan kedokteran dan kesehatan. Meski fatwa itu tidak memiliki kekuatan hukum mengikat, MUI berharap fatwa itu menjadi panduan umat dalam melakukan sejumlah tindakan medik yang memiliki implikasi terhadap pelaksanaan hukum agama.

Sejumlah persoalan kedokteran dan kesehatan yang dibahas dalam Munas VIII Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang berakhir Rabu (28/7/2010) di Jakarta adalah persoalan penggantian dan penyempurnaan alat kelamin, transplantasi atau pencangkokan organ tubuh, serta bank air susu ibu (ASI) dan bank sperma.

Baca lebih lanjut

Inilah Fatwa-Fatwa MUI Yang Terbaru

image Musyawarah Nasional Majelis Ulama Indonesia menghasilkan tujuh fatwa baru atas sejumlah permasalahan. Fatwa ini disampaikan semalam, Selasa 27 Juli 2010 di Jakarta.

Berikut tujuh fatwa itu:
1. Membolehkan asas pembuktian terbalik dalam kasus hukum tertentu misalnya untuk pembuktian kekayaan seseorang yang diduga diperoleh secara tidak sah;
Baca lebih lanjut

Islam Dan Kristen Mengharamkan Nikah Beda Agama!

    image "Cinta itu buta," begitu kata penyair asal Inggris, William Shakespeare. Ungkapan yang sangat masyhur itu memang kerap terbukti dalam kehidupan sehari-hari. Bahkan, terkadang sampai melupakan aturan agama. Saat ini, tak sedikit umat Muslim yang karena "cinta" berupaya sebisa mungkin untuk menikah dengan orang yang berbeda agama. "Tolong dibantu… Saya benar-benar serius untuk melakukan nikah beda agama. Saya benar-benar pusing harus bagaimana lagi," tulis seorang wanita Muslim pada sebuah laman.

    Lalu bolehkah menurut hukum Islam seorang Muslim, baik pria maupun wanita menikah dengan orang yang berbeda agama? Masalah perkawinan beda agama telah mendapat perhatian serius para ulama di Tanah Air. Majelis Ulama Indonesia (MUI) dalam musyawarah Nasional II pada 1980 telah menetapkan fatwa tentang pernikahan beda agama. MUI menetapkan dua keputusan terkait pernikahan beda agama ini.

Baca lebih lanjut

Patung Orang Islam Saja Dilarang, Apalagi Patung Obama!

Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Banten, mengharamkan pembangunan patung Sultan Maulana Hasanudin di Bundaran Pamulang, Tangsel, karena khawatir dijadikan tempat pemujaan.

Ketua MUI Kota Tangsel, KH Saidi, Minggu (20/12), menyatakan bahwa hasil musyawarah MUI Tangsel dan pemerintah daerah setempat bahwa pembangunan patung Sultan Maulana Hasanuddin tidak sesuai dengan hadist. "MUI Tangsel mengharamkan pembangunan patung Sultan Maulana Hasanuddin Banten di bundaran Pamulang," kata Saidi di Tangerang.

Baca lebih lanjut

Majalah Hizby Salafy (Qiblati) Meresahkan Masyarakat

Keresahan itu muncul di Yogja, ketika di masyarakat beredar selebaran mengenai jadwal waktu Subuh yang dianggap menyesatkan. Selebaran yang merupakan fotokopi-an artikel yang dimuat Majalah Qiblati Agustus lalu itu dinilai memprovokasi dan memecah belah umat. Isi selebaran tersebut menjelaskan, waktu awal Subuh yang selama ini digunakan sebagian besar umat Islam di Indonesia dikatakan terlalu cepat 25 menit sehingga belum masuk waktu Subuh yang sebenarnya.

Kabarnya sudah ada beberapa masjid di Banjarmasin yang mengikuti selebaran itu, yang memundurkan waktu shalat Subuh hingga 25 menit. Sebut saja Masjid Al Jihad, Masjid Ar Rahim, Masjid At Tanwir, Masjid Baitul dan Hikmah. Sehubungan dengan itu, Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Propinsi Daerah Istimewa Yogjakarta segera menggelar sidang (21/8). Sidang merumuskan bahwa, jadwal shalat yang beredar di masyarakat Muslim, yang dikeluarkan Pemerintah (Cq Departemen Agama RI), maupun ormas Islam, seperti Muhammadiyah dan Nahdaltul Ulama (NU), adalah hasil hitungan para ulama dan ahli syar’i sekaligus juga ahli hisab dan falak. Baca lebih lanjut

Umat Islam Menolak, Bintang Porno Batal Datang

img1
Setelah MUI dan FPI menolak, pesantren dan NU juga menolak. Bintang porno Jepang itu akhirnya batal datang

Hidayatullah.com— Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata memanggil pihak Maxima Pictures, yang akan memproduksi film "Menculik Miyabi". Menbudpar meminta Maxima Pictures membatalkan rencana kehadiran bintang porno Jepang, Maria Ozawa alias Miyabi ke Indonesia.

Menbudpar ad interim Muhammad Nuh mengatakan, dalam pertemuan itu Maxima Pictures telah mensepakati pembatalan kehadiran Miyabi ke Indonesia untuk membintangi film komedi "Menculik Miyabi".

Dalam rilis yang dikirimkan ke media massa. Menbudpar menjelaskan, pihaknya sengaja meminta pembatalan kedatangan Miyabi, demi menghindari kontroversi yang masih berkembang di masyarakat.

Belum lama ini, pihak Maxima Pictures membantah membatalkan kedatangan Miyabi ke Jakarta. Maxima hanya menunda dan menjadwal ulang syuting Miyabi. Baca lebih lanjut

Jusuf Kalla Meminta Dukungan Kepada Aliran Sesat

img
Dari ribuan jamaah LDII yang hadir di Kediri Jatim. Jusuf Kalla menyatakan meminta dukungannya kepada LDII. Hal ini sangat disayangkan sekali, karena sampai sekarang fatwa MUI tentang kesesatan LDII masih belum dicabut. Ini jelas sekali ada sebuah pembelaan terhadap aliran sesat yang lain, seperti Ahmadiyah nantinya. Silahkan menyimak beritanya:

Kediri, Jatim- Ketua Umum Dewan Pimpinana Pusat (DPP) Partai Golkar M Jusuf Kalla meminta meminta kalangan ulama Lembaga Dakwah Islamiyah Indonesia (LDII) untuk memberikan dukungan kepada Partai Golkar dalam pemilihan umum April mendatang dan pemilihan presiden 2009.

"Di LDII ini serasa rumah sendiri, untuk itu saya sebagai ketua umum Partai Golkar dan wapres meminta dukungan bapak-bapak pimpinan pondok pesantren Burengan dan pengurus DPP LDII dalam pemilu dan pilpres mendatang," Kata Ketum DPP Partai Golkar yang juga Wapres Jusuf Kalla saat meresmikan masjid dan menara pondok pesantren LDII Burengan, Kedir, Jatim, Jumat. Baca lebih lanjut

KH Ma’ruf Amin: Salafi Harus Merobah Cara Dakwah

ma_thumb[1]
Buntut salah paham yang membuat warga Dusun Mesangguk, Gapuk, Kecamatan Gerung Lombok Barat menyerang jamaah Salafi membuat Majelis Ulama Indonesia (MUI) harus berkomentar.

Ketua MUI Pusat, KH Ma’ruf Amin mengatakan kasus seperti ini tidak boleh terulang lagi. Menurut Ma’ruf, peristiwa terjadi akibat sifat egoisme beberapa kelompok yang suka menyalahkan golongan lainnya yang berbeda pandangan.

“Golongan ini tidak mau toleransi dengan pemahaman yang berbeda dengan mazhab mereka inilah yang menyulut kemarahan warga,” tutur Ma’ruf kepada hidayatullah Selasa siang.

Menurut Kiai Ma’ruf, pihak MUI sebelumnya sudah mengingatkan aktivis Salafi agar memperbaiki sifat ananiyah mazdhabiyah yang menganggap dirinya paling benar dan menyalahkan golongan yang lain yang menurutnya salah. Meski menurut Ma’ruf, hal tersebut masih dalam taraf ikhtilaf yang dibolehkan, namun hingga kini belum mau ada tanda-tanda perubahan. Baca lebih lanjut