MUI Diperkirakan akan Segera Haramkan Rokok

Majelis Ulama Indonesia (MUI) akan menggelar muzakarah tahunan di Padang Panjang, Sumatra. Rokok dan yoga akan dibahas pula

Meskipun merokok lebih banyak mengandung mudharat, tetapi sangat sulit dihentikan. Kenyataan tersebut membuat Majelis Ulama Indonesia (MUI) dalam waktu dekat segera mengeluarkan pernyataan fatwa haram merokok. Agar lebih efektif, MUI berencana menjalin kerja sama dengan Dinas Kesehatan dan pemerintah.

"Dasar pernyataan haram lebih disebabkan merokok sama sekali tidak membawa manfaat, sebaliknya malah membawa mudharat. Baik dari segi ekonomi maupun dari segi kesehatan. Sehingga tidak salah hal tersebut akan menjadi pembahasan utama dalam Muzakarah MUI Nasional yang akan dilaksanakan di Padangpanjang, Sumbar 26-27 Januari 2009," ujar Ketua Bidang Fatwa MUI Sumbar Gusrizal Gazahar kepada para wartawan, kemarin. Baca lebih lanjut

Oknum Kader PAN Memperkosa Penyanyi Dangdut

Penyanyi Dangdut Diah Kristin alias Titin Kharisma mendatangi Kepolisian Resort Sidoarjo, Jawa Timur, Rabu (17/12) dengan didampingi ibu dan kakaknya. Sang Artis yang terkenal lewat tembang SMS versi house music ini melaporkan atas tindakan penyekapan dan pemerkosaan yang dilakukan oleh KA, seorang pengusaha dan pengurus harian Partai Amanat Nasional (PAN) Sidoarjo.

Warga Desa Punggul, Gedangan, Sidoarjo, ini mengatakan bahwa awalnya dia diajak untuk mempromosikan album pertamanya. Tetapi, ketika pelaku dalam kondisi mabuk membawanya kesebuah hotel di Surabaya, Jawa Timur, dengan dijaga dua pengawal pribadinya. Hingga terjadilah peristiwa pemerkosaan tersebut. Selain KA, korban perkosaan tersebut menyebutkan beberapa anggota Dewan Pimpinan Daerah Partai Amanat Nasional (PAN) juga terlibat dalam aksi pemerkosaan terjadi.

Dengan adanya laporan tersebut, polisi cepat bertindak. Namun karena lokasi pemerkosaan tersebut bukan didaerah Sidoarjo, melainkan di wilayah kepolisian Surabaya. Maka Polres Sidoarjo tidak bisa berbuat banyak kecuali hanya melimpahkan kasus tersebut kepada wilayah hukum kepolisian Surabaya. Sangat ironis, disaat setiap partai-partai dalam masa kampanye berebut simpati masyarakat. Tetapi oknum kader PAN tersebut malah berbuat tindakan asusila yang menjijikkan tersebut. Apakah ini cerminan kader partai yang akan dipilih untuk menjadi wakil rakyat? Semoga masyarakat tidak salah pilih dalam Pemilu 2009 nanti.

Caleg PKNU Dibaiat Antikorupsi

JAKARTA – Peringatan hari lahir kedua Partai Kebangkitan Nasional Ulama (PKNU) di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, dimanfaatkan untuk membaiat para calon anggota legislatif (caleg). Baiat itu diikuti 4.200 caleg DPR dan DPRD se-Indonesia.

Acara baiat itu dipimpin KH Mas Subadar dan KH Ubaidillah Faqih. Para caleg disumpah untuk tidak melakukan tindak pidana korupsi, suap, dan tindakan tercela lain. ’’Kalau sampai ada anggota legislatif dari PKNU korupsi, sebelum KPK memanggil, kami yang pertama mengusutnya,’’ kata Ketua Umum Dewan Tanfidz DPP PKNU Choirul Anam dalam sambutannya kemarin (23/11). Baca lebih lanjut

Kemenangan KarSa Buktikan Quick Count Tak Selalu Tepat

Surabaya – Hasil penghitungan cepat atau quick count perolehan suara Pilgub Jatim putaran kedua yang dilakukan tiga lembaga survei benar-benar di luar prediksi.

Jika pada penghitungan cepat, 4 November lalu pasangan Khofifah-Mudjiono (KaJi) berhasil mengungguli Soekarwo-Saifullah Yusuf (KarSa) dengan selisih suara antara 1-2 persen.

Dari penghitungan cepat yang dilakukan Lembaga Survey Indonesia (LSI), pasangan
KaJi memperoleh suara sebanyak 50, 44 persen, dan KarSa mendapat 49,56 persen.

Sedangkan versi Lingkaran Survei Nasional yang mereka lakukan di 400 TPS di seluruh Jatim, KaJi meraup 50,76 persen dan KarSa meraih 49,24 persen.

Baca lebih lanjut

Tiga Pahlawan Baru Warnai Hari Pahlawan Nasional

Tunjangan Masih Kalah dengan Guru

Tiga pahlawan baru dikukuhkan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada Jumat lalu, 7 November. Mohammad Natsir, Abdul Halim Iskandar, dan Sutomo menambah daftar nama pahlawan nasional menjadi 144. Sayang, perjuangan mereka dihargai ala kadarnya oleh pemerintah.

BANYAK kisah sedih dari keluarga pahlawan. Tidak sedikit istri maupun anak-anak pahlawan yang hidupnya serbasusah. Pemerintah sebenarnya sudah berusaha memberikan tunjangan bagi keluarga pahlawan. Hanya, nominal dalam paket tunjangan pahlawan itu masih belum bisa dikatakan layak secara finansial. Seakan-akan tak sebanding.

Hari ini tepat setahun sejak kali pertama pemerintah memberikan penghargaan kepada erhadap para pahlawan atas jasa-jasa mereka. Pada 10 November 2007, Menteri Sosial Bachtiar Chamsyah menyatakan bahwa setiap bulan keluarga pahlawan dan para perintis kemerdekaan Indonesia mendapatkan bantuan dana Rp 1,5 juta per bulan. Lebih kecil daripada gaji guru dengan pangkat terendah yang di APBN 2009 dipatok Rp 2 juta per bulan.

Baca lebih lanjut

Akhirnya, Bung Tomo mendapat Gelar Pahlawan Nasional

JAKARTA(Busby SEO Test) – Upaya merebut status pahlawan bagi Bung Tomo sama berliku dengan jalan perjuangannya. Setelah Departemen Sosial menyebutkan bahwa Bung Tomo tidak masuk daftar sebelas nama yang diusulkan mendapat gelar pahlawan nasional kepada presiden pada Jumat (1/11), kemarin pernyataan itu dianulir. Menkominfo Mohammad Nuh memastikan bahwa nama Sutomo alias Bung Tomo ada di dalam daftar tersebut.

Nuh menyatakan, pada 9 November nanti Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyerahkan satu gelar kepahlawanan Bung Tomo kepada keluarga arek Suroboyo itu. Nuh mengatakan, dirinya mendapat informasi tersebut langsung dari Presiden SBY sebagai pemegang hak prerogratif pemberian gelar pahlawan nasional. ’’Presiden sudah sampaikan ke saya bahwa Bung Tomo akan diresmikan sebagai pahlawan nasional,’’ tegasnya kemarin.

Informasi terbaru itu tentu saja melegakan masyarakat yang sudah lama menanti gelar kepahlawanan dari tokoh yang terkenal dengan semboyan rawe-rawe rantas, malang-malang putung itu. Sebab, Departemen Sosial, yang berwenang mengusulkan kandidat pahlawan nasional, sehari sebelumnya masih menutup-nutupi informasi tersebut.

Depsos memang telah mengusulkan sebelas nama calon pahlawan nasional kepada SBY. Saat nama Bung Tomo ditanyakan, pihak Depsos tutup mulut. Karena itu, muncul spekulasi bahwa nama Bung Tomo kembali terlewat. Baca lebih lanjut

Pesta Kebangkitan Nasional, Sebuah Nestapa Menghamburkan Uang Negara

Disaat rencana akan naiknya BBM. Pesta Kebangkitan Nasional diselenggarakan. Amat sangat lucu ketika jajaran pembesar negara menyatakan anggaran negara semakin lama semakin menipis hanya gara-gara mensubsidi BBM. Hingga BBM harus dinaikkan sekitar 80% kurang lebih. Ironis memang, pesta yang pasti sangat tidak sedikit biayanya itu menjadikan negara ini benar-benar negara yang tidak berprikemanusiaan. Bagaimana tidak? Ketika BBM akan dinaikkan, rakyat dihibur dulu dengan tontonan yang wah. Hanya untuk “sekedar” melupakan rencana kenaikan BBM.

Perlu di ketahui, anggaran pemerintah pertahun untuk rakyat miskin hanya sekitar 3 milyar lebih. Padahal ada sebuah lembaga social (YDSF) yang bisa menganggarkan dana pertahunnya untuk alokasi rakyat miskin mencapai kurang lebih 20 milyar. Padahal kita ingat semua, bahwa “orang-orang miskin dan anak-anak terlantar dibiayai oleh negara”Nah apalagi alokasi BBM yang hanya sekitar 100 ribu perbulan. Ditambah beberapa kilo gula. Apakah hanya sebatas itu pemerintah memberikan kompensasi kepada rakyat kecil? Padahal, secara garis besar jika BBM dinaikkan maka semua kebutuhan akan naik pula. Nah kalau hanya 100 ribu perbulan, mana bisa cukup. Sedangkan anak-anak juga akan masuk sekolah. Pasti kebutuhannya akan sangat besar dirasakan oleh masyarakat kecil. Bukan para konglomerat ataupun orang kaya. Dampak yang paling besar adalah, menciptakan lapangan pekerjaan sebagai pengemis disetiap harinya. Itu semua karena dampak kenaikan BBM!

Baca lebih lanjut

Nasionalisme, Pancasila. Kamu hapal nggak neh?

Saat melihat John "pantau" dari Trans TV, Selasa 20 Mei 2008. Yang bertanya tentang Pancasila. Saya jadi teringat ketika mahasiswa dahulu, ketika seorang Maba (Mahasiswa Baru) saya tanya "Apa kamu hafal pancasila?" nah ketika sedang berfikir lama. Saya bentak "Kamu komunis yah! Pancasila aja nggak hafal" Akhirnya, John Pantau membuktikan bahwa sebagian besar orang sudah melupakan Pancasila. Entalah, apakah nasionalisme itu termasuk Pancasila atau Pancasila adalah Nasionalisme? Yah semoga saja ada yang mau menjawab!?

300 Ribu Tentara AS di Irak & Afghanistan Terkena Depresi

Washington – Bahaya bunuh diri dan gangguan mental mengancam pasukan AS yang bertugas di Irak dan Afghanistan. Institut Nasional Kesehatan Mental di negeri Paman Sam ini pun memperingatkan akan bahaya yang mungkin terjadi.

Seperti dikutip AFP, Selasa (6/5/2008), ada sekitar 1,6 juta pasukan AS yang bertugas di negeri konflik tersebut. Dan sekitar 18-20 persennya atau 300 ribu pasukan menunjukan gejala post-traumatic stress dissorder (PSTD) dan depresi.

Hal itu seperti yang dinyatakan Kepala Institut Kesehatan Mental Thomas Insel dalam konferensi pers pertemuan Asosiasi Psikiatri Amerika. Dia juga memperkirakan, 70 persen dari para penderita gangguan psikologis dan mental tersebut tidak mendapatkan bantuan perawatan dari Departemen Keamanan dan Bagian Veteran.

Insel memperingatkan agar penanganan segera dilakukan, jika tidak maka tentara yang terkena depresi dan PSTD itu bisa melakukan bunuh diri atau mengalami gangguan mental. “Ini bisa menciptakan kondisi buruk bagi sektor kesehatan publik,” tambah Insel.

Data menunjukan 4 ribu tentara AS tewas sejak invasi pada 2003 lalu dan sekitar 400 lainnya tewas di Afghanistan sejak invasi pada 2001 lalu. ( ndr / rdf )
(detik)

JIKA ORANG-ORANG KAFIR BERTEMPUR UNTUK MENCARI KEHIDUPAN, TETAPI PARA MUSLIM BERTEMPUR UNTUK MENCARI KEMATIAN. KARENA SYAHID CITA-CITA YANG TERTINGGI BAGI PARA MUJAHID-MUJAHIDAH . DAN MEREKA TIDAK AKAN PERNAH MENYERAH MEREBUT NEGERI-NEGERI ISLAM YANG DIKUASAI OLEH PARA KAFIR.

Kebangkitan Nasional: Antara Realitas dan Pembohongan Publik! (2)

Dalam tulisan bagian pertama, telah dipaparkan betapa organisasi Boedhi Oetomo (BO) sama sekali tidak pantas dijadikan tonggak kebangkitan nasional. Karena BO tidak pernah membahas kebangsaan dan nasionalisme, mendukung penjajahan Belanda atas Indonesia, anti agama, dan bahkan sejumlah tokohnya ternyata anggota Freemasonry. Ini semua mengecewakan dua pendiri BO sendiri yakni Dr. Soetomo dan Dr. Cipto Mangunkusumo, sehingga keduanya akhirnya hengkang dari BO.

Tiga tahun sebelum BO dibentuk, Haji Samanhudi dan kawan-kawan mendirikan Syarikat Islam (SI, awalnya Syarikat Dagang Islam, SDI) di Solo pada tanggal 16 Oktober 1905. “Ini merupakan organisasi Islam yang terpanjang dan tertua umurnya dari semua organisasi massa di tanah air Indonesia, ” tulis KH. Firdaus AN.

Berbeda dengan BO yang hanya memperjuangkan nasib orang Jawa dan Madura—juga hanya menerima keanggotaan orang Jawa dan Madura, sehingga para pengurusnya pun hanya terdiri dari orang-orang Jawa dan Madura—sifat SI lebih nasionalis. Keanggotaan SI terbuka bagi semua rakyat Indonesia yang mayoritas Islam. Sebab itu, susunan para pengurusnya pun terdiri dari berbagai macam suku seperti: Haji Samanhudi dan HOS. Tjokroaminoto berasal dari Jawa Tengah dan Timur, Agus Salim dan Abdoel Moeis dari Sumatera Barat, dan AM. Sangaji dari Maluku. Baca lebih lanjut