Ari Yusuf Amir : Sekuat Apapun Faktor ‘X’, Habib Rizieq Bisa Bebas

Setelah menjalani persidangan yang cukup berlarut-larut dan penuh rekayasa, Tim Penasehat Hukum Habib Rizieq Shihab akhirnya bisa sedikit bernafas lega dan memperlihatkan optimisme untuk meneruskan sidang selanjutnya.

Setelah menjalani persidangan yang cukup berlarut-larut dan penuh rekayasa, Tim Penasehat Hukum Habib Rizieq Shihab akhirnya bisa sedikit bernafas lega dan memperlihatkan optimisme untuk meneruskan sidang selanjutnya. Bahkan Tim Penasehat Hukum pun merasa yakin bahwa kebebasan bisa berpihak pada sang Mujahid pembela Islam itu. Sidang lanjutan terhadap Habib Rizieq memang masih akan berlanjut pekan depan dengan agenda mendengarkan tuntutan dari Jaksa Penuntut Umum, akan tetapi keputusan terakhir tetap berada ditangan Majelis Hakim.

Berikut ini petikan wawancara Eramuslim dengan salah satu Penasehat Hukum Habib Rizieq Shihab, Ari Yusuf Amir, disela-sela persidangan, di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Bagaimana tim penasehat hukum melihat arah persidangan yang sudah hampir mengakhiri tahap akhir ? Baca lebih lanjut

Iklan

300 Ribu Tentara AS di Irak & Afghanistan Terkena Depresi

Washington – Bahaya bunuh diri dan gangguan mental mengancam pasukan AS yang bertugas di Irak dan Afghanistan. Institut Nasional Kesehatan Mental di negeri Paman Sam ini pun memperingatkan akan bahaya yang mungkin terjadi.

Seperti dikutip AFP, Selasa (6/5/2008), ada sekitar 1,6 juta pasukan AS yang bertugas di negeri konflik tersebut. Dan sekitar 18-20 persennya atau 300 ribu pasukan menunjukan gejala post-traumatic stress dissorder (PSTD) dan depresi.

Hal itu seperti yang dinyatakan Kepala Institut Kesehatan Mental Thomas Insel dalam konferensi pers pertemuan Asosiasi Psikiatri Amerika. Dia juga memperkirakan, 70 persen dari para penderita gangguan psikologis dan mental tersebut tidak mendapatkan bantuan perawatan dari Departemen Keamanan dan Bagian Veteran.

Insel memperingatkan agar penanganan segera dilakukan, jika tidak maka tentara yang terkena depresi dan PSTD itu bisa melakukan bunuh diri atau mengalami gangguan mental. “Ini bisa menciptakan kondisi buruk bagi sektor kesehatan publik,” tambah Insel.

Data menunjukan 4 ribu tentara AS tewas sejak invasi pada 2003 lalu dan sekitar 400 lainnya tewas di Afghanistan sejak invasi pada 2001 lalu. ( ndr / rdf )
(detik)

JIKA ORANG-ORANG KAFIR BERTEMPUR UNTUK MENCARI KEHIDUPAN, TETAPI PARA MUSLIM BERTEMPUR UNTUK MENCARI KEMATIAN. KARENA SYAHID CITA-CITA YANG TERTINGGI BAGI PARA MUJAHID-MUJAHIDAH . DAN MEREKA TIDAK AKAN PERNAH MENYERAH MEREBUT NEGERI-NEGERI ISLAM YANG DIKUASAI OLEH PARA KAFIR.