Semakin Terungkap, Geng Motor Mulai Waspada

aksi geng motorMisteri aksi geng motor yang terjadi di Ibukota mulai terungkap. Pangdam Jaya, Mayor Jenderal TNI Waris, mengaku dipanggil Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ke Cikeas guna membicarakan masalah geng motor itu secara khusus.

“Saya dan Kapolda dipanggil Presiden ke Cikeas,” ujar Mayjen Waris, Kamis 19 April 2012. Selang sehari sesudahnya, Jumat 20 April 2012, secara mengejutkan ia mengakui ada 4 anggota TNI yang ditangkap karena diduga terlibat serangkaian aksi brutal geng motor di Jakarta.

Waris mengatakan, dalam perbincangan dengan Presiden SBY terungkap ada petinggi TNI senior, bahkan lebih senior dari Pangdam Jaya, yang berada di belakang aksi geng motor terakhir yang terjadi di minimarket 7-Eleven, Salemba Raya, Jakarta Pusat, 13 April 2012 dini hari.
Baca lebih lanjut

Iklan

Akhirnya Debt Collector Kena Batunya

imageYohanes Maniputty (33), sosok debt collector sebuah perusahaan leasing yang berkantor di Jalan Margonda, Depok, tewas sesudah diculik serta dianiaya oknum anggota TNI.

Penduduk Jalan Permata RT 07 RW 12, Halim Perdanakusumah, Jakarta Timur ini tewas pada Senin (18/4/2011) sore, sesudah seminggu dirawat di Rumah Sakit UKI Cawang, Jakarta Timur.

Berdasarkan Tresia Wattymur (33), istri korban, peristiwa tersebut berasal ketika suaminya berusaha menagih utang pembayaran angsuran mobil sosok oknum anggota TNI yang telah menunggak sampai dua bulan.

“Suami saya nagih baik-baik ke rumahnya. Lantas dia janji bertemu di kantor (Margonda) hari Senin pekan lalu,” ucapnya di kamar jenazah, RS UKI, Jakarta Timur.

Baca Selengkapnya >>>

Bentrok Dengan TNI, Warga Kebumen Dipukul Dengan Besi Dan Popor Senjata

imageSejumlah oknum anggota TNI mengadakan tindakan represif berserta memukuli, malahan terdapat sejumlah anggota yang melepaskan tembakan ke pihak masyarakat yang sedang melaksanakan sikap demo tidak jauh asal kantor Dinas Penelitian dan Pengembangan (Dislitbang) TNI AD Desa Setrojenar Kecamatan Buluspesantren, Sabtu (16/4) siang.

Tidak terdapat korban jiwa diantara insiden tersebut. Namun akibat tindakan itu, belasan orang mendapat luka-luka. Lebih-lebih empat penduduk mendapat luka tembak. Tergolong Kepala Desa Setrojenar Surip Supangat yang mendapat tiga luka tembak, diperkirakan peluru karet, di bagian lengan kanan serta pantat. Sedang korban lain mendapat luka lebam di sekujur tubuh akibat dipukuli memakai tongkat serta popor senapan.

Baca Selengkapnya >>>