Amerika Terus Membombardir Alqaidah

pesawat tak berawak Presiden Amerika Serikat Barack Obama mengakui, AS telah menggunakan pesawat tak berawak untuk menyerang para militan di wilayah Pakistan. serangan difokuskan kepada mereka yang dikategorikan sebagai teroris.

Pernyataan Obama disampaikan saat melakukan percakapan internet melalui jaringan sosial Google, Google+, dan video streaming YouTube. Sebanyak enam orang diundang dalam dialog itu. "Banyak serangan ini dilakukan di provinsi daerah kesukuan (FATA)," ujar Obama, seperti dikutip BBC, Selasa (31/1).

Serangan itu ditujukan kepada terasangka Alqaidah yang berada di medan-medann cukup sulit. Mereka bersembunyi di sebuah wilayah Pakistan yang berbatasan langsung dengan Afghanistan. Cara ini, menurut Obama, lebih efektif dibandingkan dengan taktik lain yang membutuhkann banyak instrumen militer.

Baca Selengkapnya >>>

Iklan

Persembunyian Osama Bin Laden Mulai Sedikit Terkuak

ISLAMABAD— Abang Sam dan sekutu-sekutunya memang getol memburu orang nomor satu di Al Qaeda, Osama bin Laden. Nah, ada seorang anggota Taliban yang dibui di Pakistan mengaku tahu keberadaan tokoh itu. Dia mengaku, pada Januari dan Februari lalu, bertemu Osama.

Tahanan itu mengatakan, awal tahun ini dia bertemu kontak kepercayaannya yang melihat bin Laden 15 sampai 20 hari di perbatasan Afganistan. "Tahun 2009, bulan Januari dan Februari saya bertemu teman saya. Dia mengatakan baru dari pertemuan dengan Sheikh Osama dan dia dapat mengatur pertemuan dengan dia," katanya.

Baca lebih lanjut

Kondisi Keuangan Al Qaidah Berada pada Titik Terendah

Tapi, Taliban Justru Semakin Makmur

WASHINGTON – Jaringan teroris Al Qaidah yang dipimpin Usamah bin Laden disebut-sebut bangkrut. Sebaliknya, organisasi Islam radikal Taliban yang bersarang di Pakistan dan Afghanistan semakin makmur. Laporan tersebut dipaparkan pejabat senior Departemen Keuangan Amerika Serikat (AS), David Cohen.

"Berdasar penilaian kami beberapa tahun terakhir, saat ini kondisi keuangan Al Qaidah berada pada titik terendah. Akibatnya, pengaruh mereka pun kian lemah," ujar Cohen, seperti dilansir BBC kemarin (13/10).

Indikasi bangkrutnya jaringan teroris yang beroperasi sejak 1988 itu, menurut dia, juga tampak dari permohonan bantuan dana yang diajukan. Konon, semester pertama tahun ini saja Al Qaidah sudah empat kali mengajukan permohonan bantuan dana kepada donatur. Baca lebih lanjut