Indonesia Dilecehkan Oleh Demo Pro Panji Gumilang

imgKetua Tim Investigasi Aliran Sesat (TIAS) Hedi Muhammad menilai aksi demo yang dijalankan oleh massa pendukung Panji Gumilang di Mabes Polri semacam bukti keberadaan Negara Islam Indonesia(NII).

“Sekian besar massa dari OTB (Organisasi Tanpa Bentuk) yang menyebut diri Masyarakat Indonesia Membangun pimpinan Panji Gumilang, yang siang baru saja berdemo di Mabes Polri serta menuntut pembebasan Abdul Halim yang adalah Menteri Sekretaris NII gadungan yang dipimpin Panji Gumilang, sekaligus menuntut supaya Panji Gumilang dibebaskan dari segala dakwaan, merupakan bukti langsung terkait keberadaan NII Panji Gumilang,” kata Hedi Muhammad ketika dikonfirmasi, Kamis (14/7/2011) malam.

Berdasarkan Hedi, gerakan itu tak mungkin dapat dikumpulkan beserta jumlah yang sangat banyak serta solid tanpa adanya penggalangan massa yang serius. Ia menduga sebenarnya para pengikut aksi itu bukanlah para santri dari Pondok Pesantren Al-Zaytun.

Baca Selengkapnya >>>

Iklan

Ada Apa Dengan Golkar? Kenapa Golkar Membela Pesantren Al Zaytun? Ini Jawabannya!

Tuduhan beberapa pihak bahwa sarang gerakan Negara Islam Indonesia (NII) terletak di Pesantren Al Zaytun Indramayu, ditepis Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat Irianto MS Safiuddin alias Yance. Berdasarkan bekas Bupati Indramayu tersebut, Al Zaytun bukan tempat gerakan NII.

“Saya ini sepuluh tahun menjadi Bupati Indramayu, saya tahu persis Al Zaytun seperti apa, itu pesantren umum tidak ada hubungannya sama NII. Sangat dini apabila mendakwa Al Zaytun sebagai tempat NII,” ucap Yance, setelah membuka Rakerda DPD Partai Golkar Kabupaten Bandung di Soreang, Kamis (5/5).

Yance mengaku berhubungan baik bersama Panji Gumilang, pemimpin Pesantren Al Zaytun, Yance juga mengakui salah seorang anak Panji Gumilang merupakan anggota DPRD Kabupaten Indramayu yang berasal dari Partai Golkar.

Baca Selengkapnya >>>

Nabi NII, Panji Gumilang Mengatakan "Banyak Kodok di Indonesia"

Pemimpin Pondok Pesantren Al-Zaytun Indramayu, Syaykh Abdus Salam Panji Gumilang menyangkal kalau dirinya pemimpin Negara Islam Indonesia (NII). Begitu pula bersama berita yang mengait-kaitkan Al-Zaytun berserta NII, Panji membantahnya. Lantaran ucap dia, Al-Zaytun merupakan lembaga pendidikan.

“Saat di bangku SD telah diajarkan sejarah sesungguhnya NII yang diproklamirkan dari Kartosuwiryo telah selesai mulai dari 1962. Telah berakhir. Sama dengan PKI yang sudah berakhir,” ucap Panji Gumilang ketika ditemui di Pondok Pesantren Al-Zaytun, Sabtu (30/4) siang.

Berdasarkan pria dari Jawa Timur, tersebut yang ada sekarang ini yaitu Negara Republik Indonesia yang mempunyai UUD 1945 serta Pancasila. Sedang NII cuma bagian mengenai sejarah lama.

Baca Selengkapnya >>>