PKS Menduga ada Barter Dalam Reshuffle Dengan Skandal Berbagai Kasus

PKSPartai Keadilan Sejahtera (PKS) yakin Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tidak bakal berani mengadakan pencopotan atas menteri-menteri asal partai koalisi di kabinet.

"PKS itu paling tukar tempat saja. SBY tak akan berani juga dengan mitra koalisi," kata Ketua DPP PKS, Nasir Jamil, di Gedung DPR, Senayan, Kamis (22/9/2011).

Nasir menyampaikan, bila SBY melaksanakan pencopotan atas menteri asal partai koalisi tentunya bakal amat beresiko untuk kinerja pemerintahan SBY kedepannya. "Resikonya banyak sekali bila menjalankan pengurangan atau penambahan. Lantaran kelak bakal mengakibatkan ke DPR," ungkapnya.

Baca Selengkapnya >>>

Iklan

PKS Yakin Menang di Pemilukada 2012 Jakarta

imagePartai Keadilan Sejahtera (PKS) menyediakan dua kadernya, yaitu Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Triwisaksana, serta Ketua DPW PKS Selamat Nurdin buat maju dalam Pemilukada DKI 2012. Sewajarnya salah satu calon yang akan diusung, Triwisaksana menyatakan siap buat bertarung dengan calon lainnya.

“Ya Insya Allah kita siap, siap sekali buat maju, siap buat berbakti, serta siap buat bertaruh,” ucap Triwisaksana kepada wartawan di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jl Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Jumat (15/7/2011).

Baca Selangkapnya >>>

PKS Menjadi Guru Strategi Dakwah Muslim Thailand

imageTerletak di sebuah asrama di dekat Universitas Ramkhamhaeng, Bangkok, Ahad (3/7), tidak sedikit 20 Muslim Thailand dengan cara saksama memperhatikan paparan dari tim Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang berbagi ilmu terkait metode berdakwah. Mereka dimotivasi buat menebarkan ajaran Islam yang sarat toleransi.

“Ajaran mengenai toleransi agama amat penting,’’ kata Ketua Badan Pengembangan Kepemimpinan Dewan Pengurus Pusat PKS, Dwi Triyono, kepada mereka. Umat Islam wajib menghindari serta tak boleh jadi penyebab konflik agama maupun ras. Konflik, ucap ia, dapat dihindari beserta memahami Islam sepatutnya agama bagi seluruh alam.

Baca Selengkapnya >>>

SatPol PP Lari Saat Menggerebek Pengajian PKS

imageMencuatnya kasus isu NII (Negara Islam Indonesia) dan pengusung Ideologi Khilafah, membuat masyarakat phobia dengan berbagai pengajian Islam. Hal inilah yang menjadikan beberapa masyarakat semakin waspadah terhadap orang-orang yang melakukan pengajian Islam.

Namun terdapat peristiwa yang menggelikan terjadi di Mojokerto beberapa waktu lalu. Sebagaimana biasanya, PKS (Partai Keadilan Sejahtera) yang mewajibkan kadernya untuk membuat pengajian pekanan bergantian dirumah setiap kader, dengan membahas keimanan, dunia islam dan rencana program kerja kegiatan PKS dimasing-masing daerah, kecamatan hingga desa. Hingga harus dicurigai sebagai pengajian NII.

Ketika pengajian sedang masuk tilawah Al Quran (pembacaan Al Quran) beberapa warga langsung berdatangan dengan membawa TNI, Polri dan SatPol PP. Beberapa orang terlihat sedikit emosi ketika berdialog dengan salah satu ustad PKS yang tengah mencoba menenangkan massa dengan sabar. Untuk mencegah hal yang tidak diinginkan, beberapa Polisi dan TNI mencoba untuk meredahkan ketegangan tersebut.

Disinilah peristiwa yang sedikit membuat kita tersnyum.

Baca Selengkapnya >>>

PKS Menganggap Ada Rekayasa Intelijen Dalam Tubuh NII

Suaranews – Keberadaan kelompok yang menyebut diri Negara Islam Indonesia sejak lama dikenal. Tetapi diperkirakan, kelompok NII dibiarkan terus hidup buat kepentingan intelijen.

Kecurigaan ini disampaikan Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Partai Keadilan Sejahtera Jawa Timur, Hamy Wahyunianto, Rabu (4/5/2011).

Kepentingan intelijen ini tidak dapat ditebak. Dia memberikan contoh penangkapan Osama Bin Laden, pimpinan Al-Qaida, Amerika serikat yang meiliki kekuatan teknologi super canggih juga perlu waktu 10 tahun buat menangkapnya.

Baca Selengkapnya >>>

PKS Kirimkan Surat Permintaan Pendapat SBY

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono telah menerima surat dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) terkait komitmennya di koalisi.

“Sudah kita teruskan ke beliau (SBY),” kata Menteri Sekretaris Negara, Sudi Silalahi, di Istana Merdeka, Jumat 29 April 2011. Namun Sudi enggan menyebut jawaban PKS terkait kontrak baru koalisi tersebut.

“Sejauh ini, kalau itu (tanda tangan) nanti kan bareng-bareng,” kata Sudi. Menurut Sudi, kemarin, Presiden meminta masukan dari partai-partai, termasuk dari PKS. “Kalau ada masukan tampung-tampung, Nanti kesimpulannya semua bareng-bareng,” imbuhnya

Baca Selengkapnya >>>

Milad PKS ke 13, Mengungkap Soliditas Partai Dari Berbagai Serangan

imageMomentum milad maupun hari jadi ke-13 merupakan ajang unjuk pengerahan massa Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Di depan ratusan ribu kadernya, Dewan Pengurus Pusat PKS mengungkapkan betapa serangan-serangan sisi luar terhadap PKS lebih kencang. Keadaan tersebut mengungkapkan sesungguhnya eksistensi PKS seperti partai besar makin diakui.

"Terdapat beberapa angin yang mulai menimpa PKS. Ini tantangan yang kita hadapi ketika partai kita mulai meninggi," ucap Luthfi Hasan Ishaaq, Presiden PKS ketika berpidato di depan ratusan ribu kader PKS, di Gelora Bung Karno, Jakarta, kemarin (17/4).

Baca Selengkapnya >>>