Partai “Salafy” al-Nour Mesir “Diplomasi Dengan Israel Tidak Melanggar Prinspi Islam”

salafy mesir2Anggota partai "Salafy" al-Nour yang ultra-konservatif mengumumkan bahwa mereka bersedia untuk mengadakan pembicaraan perundingan dengan Israel dan menekankan bahwa melakukan hal tersebut bukan berarti melakukan pelanggaran dari prinsip-prinsip Islam.

Juru bicara dari Partai al-Nour, Yousri Hammad, menyatakan pada sebuah wawancara di telepon dengan saluran satelit independen al-Nas perihal mengenai pernyataan kontroversial pada ketua partai al-Nour Emad Abdul Ghafur mengenai kemungkinan diadakannya perundingan dengan Israel.

"Kami belum menerima permintaan resmi dari Israel, tapi jika memang Israel ingin duduk untuk berunding dengan kita, tentu harus melalui Kementerian Luar Negeri Mesir," katanya.

Baca Selengkapnya >>>

Iklan

Ketua Partai “Salafy” al-Nour Meminta Semua Partai Membantu Mengakhiri Bentrokan

alnourKetua partai al-Nour, Abdel Ghafour Emad telah menyerukan kepada semua partai politik dan gerakan yang lain untuk membantuk mengakhiri bentrokan antara demonstran dengan pasukan bersenjata Mesir di sekitar Tahrir Square yang sudah berlangsung sejak hari Jum’at. Ia menyerukan untuk kedua belah pihak supaya melakukan dialog.

"Saya pergi ke Tahrir Square pada hari Minggu dengan sejumlah anggota Partai al-Nour untuk memeriksa situasi, dalam untuk untuk menghentikan kekerasan antara kedua belah pihak dan mencoba untuk memediasi dalam dialog yang rasional untuk mengakhiri krisis," kata Abdel Ghafour. "Tetapi, kami menemukan hal ini menjadi sulit karena kedua belah pihak tetap melakukan dengan kekerasan.

Baca Selengkapnya >>>

Partai “Salafy” al-Nour Juga Tidak Melegalisasi Jilbab Dalam Undan-Undang Mesir

al nour partyMengunjungi di markas Maadi kantor Partai al-Nour, kita akan menjumpai kesan yang sangat bersahabat. Bahkan kesan keras sebagaimana stereotip gerakan Islam Ultrakonservatif akan terkikis. Disitu kita akan disambut oleh pria muda yang berjanggut rapi dengan menggunakan pakaian seperti biasanya, berjas rapi. Tidak ada kesan permusuhan yang mungkin akan kita jumpai dibeberapa golongan Salafy pada umumnya. Bahkan dengan wartawan wanita pun, dua pria muda tersebut tidak segan untuk saling memandang.

Baca Selengkapnya >>>