Patung Orang Islam Saja Dilarang, Apalagi Patung Obama!

Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Banten, mengharamkan pembangunan patung Sultan Maulana Hasanudin di Bundaran Pamulang, Tangsel, karena khawatir dijadikan tempat pemujaan.

Ketua MUI Kota Tangsel, KH Saidi, Minggu (20/12), menyatakan bahwa hasil musyawarah MUI Tangsel dan pemerintah daerah setempat bahwa pembangunan patung Sultan Maulana Hasanuddin tidak sesuai dengan hadist. "MUI Tangsel mengharamkan pembangunan patung Sultan Maulana Hasanuddin Banten di bundaran Pamulang," kata Saidi di Tangerang.

Baca lebih lanjut

Di Menteng, Patung Obama “Sesembahan” Baru Partai Demokrat

Setelah melihat dialog di TVONE(15/12) masalah kontroversi patung Obama yang berada di Menteng, Jakarta. Dari statement Wakil Ketua DPP Demokrat Bp Mubarok, terkesan sangat mendewakan seorang Barack Obama. Beliau mengatakan bahwa pada intinya sekarang adalah dunia global, kita tidak bisa hidup “sendirian” dalam sebuah negara. Diperlukan kerjasama antar negara, sehingga saling tercipta hubungan baik negara satu dengan yang lainnya. Dengan stetement seperti itu, terlihat bahwa ada muatan politik dibalik pembuatan patung tersebut. Sangat jelas sekali kalau Bp. Mubarok mengharapkan jika nanti dibangun patung Barack Obama kecil, Barack Obama besar bisa mudah diajak diplomasi.

Dengan begitu sangat betul sekali komentar dari tokoh Betawi yang kontra dengan pembuatan patung tersebut. Yang menyatakan kalau itu hanya Proses/Program Carmuk (Cari Muka). Bisa kita bayangkan, kalau hanya sebatas ingin memberikan inspirasi, kenapa harus patung Obama? Padahal kalau dihitung-hitung banyaknya pahlawan di Indonesia dan Amerika, kita tidak kalah banyak, bahkan mungkin jumlahnya lebih banyak pahlawan Indonesia jika pahlawan kartun Amerika itu tidak ikut di daftarkan sebagai pahlawan (red, Spiderman, Super Girl, Superman, dll.). Jangan sampai karena sama-sama Demokrat partainya, sehingga merasa sreg dan ajeg ke-Demokratannya. Dan membela mati-matian sang Obama!

Baca lebih lanjut