Di Swiss Upah Minimumnya 50 Juta/bulan, Ternyata Masih Ada Pengemisnya Juga!

 

JENEWA— Tangan-tangan dekil yang diacungkan ke jendela mobil di lampu lalu lintas Jakarta memohon sekeping recehan adalah pemandangan biasa. Tetapi, hal itu menjadi agak tidak biasa jika terjadi di lampu lalu lintas Jenewa ketika seorang pemuda kulit putih mengacungkan tangannya meminta-minta.

Salah satu konsekuensi pembukaan perbatasan oleh Swiss belakangan ini adalah membanjirnya imigran legal ataupun ilegal dari negara miskin di Eropa Timur, bahkan negara Asia termasuk Filipina.

Upah minimum Swiss yang sekitar 4.000-5.000 franc Swiss atau kira-kira setara dengan Rp 40-Rp 50 juta per bulan bagi penjaga toko atau koki di rumah makan kecil menjadi daya tarik utama imigran ke Swiss.

Baca lebih lanjut

Iklan

Lowongan : Dibutuhkan segala lulusan!

Sehubungan dengan kenaikan BBM, banyak pekerjaan yang perlu diisi. Beberapa lowongannya adalah Pengemis, perampok, penodong, jambret, pencuri kampung, pemulung dan masih banyak lagi. Bagi yang berminat dan tidak takut dosa dan tak takut malu, lamaran beserta CV diserahkan langsung di bagian manager pengemis dan pemulung di kota terdekat anda. Dan bagi perampok dan sejenisnya, lamaran dan CV diserahkan di ketua gank masing-masing kelompok perampok, penodong, jambret, pencuri kampung, pemulung. Bagi yang sudah bergabung dimohon langsung bertobat. Terima kasih atas perhatiannya.