Hati-Hati, Krisis AS Juga Ancam Perekonomian Indonesia

uncle_sam[1]
Krisis perbankan di Amerika Serikat (AS) bisa memengaruhi perekonomian Indonesia. Karena itu pemerintah dan Bank Indonesia (BI) akan memprioritaskan upaya menjaga stabilitas ekonomi nasional.

Krisis perbankan di Amerika Serikat (AS) bisa memengaruhi perekonomian Indonesia. Karena itu pemerintah dan Bank Indonesia (BI) akan memprioritaskan upaya menjaga stabilitas ekonomi nasional.

Gubernur BI Boediono mengungkapkan, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) telah menginstruksikan Pelaksana Tugas (Plt) Menteri Koordinator Bidang Perekonomian sekaligus Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati bekerja sama dengan Gubernur BI menjaga stabilitas perekonomian.

"Presiden memberikan arahan kepada kita, ke depan masalah stabilitas ekonomi perlu diperhatikan, " ujar Boediono seusai diterima Presiden SBY di Istana Negara Jakarta, Rabu (16/7) sore.

Pada pertemuan itu Gubernur BI memberikan penjelasan kepada Presiden mengenai situasi sektor keuangan terkini.

Mantan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian itu mengungkapkan, bahwa krisis ekonomi di AS bisa menekan ekspor Indonesia, khususnya dari sektor manufaktur. Namun, dinamika internal ekonomi Indonesia yang cukup baik akan meminimalkan dampak krisis di AS. Baca lebih lanjut