Memahami Kunci Perubahan

Oleh Muhtadi Kadi

kunci perubahan Syaikh Muhammad Ghazali, ulama dan pemikir Islam asal Mesir, mengatakan, “Sesungguhnya rasa aman, damai, dan sejahtera adalah kekuatan yang memberikan cahaya kepada akal untuk berpikir dengan tenang dan kontinu. Karena terkadang, pemikiran tersebut mampu mengubah perjalanan sejarah.”

Banyak orang yang berasumsi bahwa merekka akan sukses dalam hidup ini atau nasib hidupnya akan berubah lebih baik jika ia pindah dari tempat tinggalnya. Artinya, mereka mengikatkan kesuksesannya dengan perubahan tempat dan keadaan. Sungguh, asumsi tersebut adaalah salah. Karena, sejatinya yang harus diubah adalah akal yang digelantungi pemikiran, bayangan kelam masa lalu, dan asumsi kekhawatirann masa depan. Selagi akal kita masih berpola pikir seperti itu, perubahan yang ada tidak memiliki pengaruh apa-apa.

Baca Selengkapnya >>>

Ada Romantisme Dalam Aksi Demonstrasi Mesir, Aktivis Anti Pemerintahan Mesir Menikah Disaat Aksi

imagePerubahan tak dapat menunggu. Jangan lewatkan waktu, demikian yang diungkapkan grup Disko R&B asal kota Bologna, Change, di antara sebuah lagu klasik bertitel Don’t Wait Until Night. Hal itu disadari betul oleh Ahmad Zaafan (29 tahun), masyarakat Kairo, Mesir.

Lelaki ini menyatakan khawatir mengenai kondisi negaranya. Sepanjang lahir ke muka bumi hingga sekarang ini menjadi seorang psikolog, tidak lebih dari sosok Husni Mubarak-lah yang menjadi afiliasi Zafaan mengenai kekuasaan. Ketika Negara lain merasakan transisi demokrasi, Zaafan cuma dapat mendengarkan sumpah jabatan Mubarak setiap lima tahun sekali.

Beserta segala keadaan tersebut, Zaafan tak dapat menunggu lagi. Gelora perubahan sangat kuat buat ia bendung. Alhasil, ruang perawatan dia tinggalkan demi mendatangi barak kesehatan sukarela di tengah Lapangan Tahrir, Kairo.

Baca Selanjutnya >>>