Anggota DPR PKS Melaporkan Adanya Teror Pembunuhan

sms teror Ancaman teror kembali dialamatkan kepada politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Sebagaimana beberapa waktu lalu teror serupa juga pernah dialamatkan kepada anggota DPR dari PKS.

Anggota DPR dari PKS asal Salatiga, Suhadi melaporkan ancaman pembunuhan atas dirinya yang seringkali diterimanya.

Suhadi melaporkan ancaman pembunuhan tersebut langsung ke Mapolres Salatiga, Rabu (29/02). Berdasarkan keterangan Suhadi, ancaman pembunuhan tersebut diterima beberapa kali.

Baca Selengkapnya >>>

Iklan

Para Korban SMS Merah mulai pulih

Jambi (ANTARA News) – Kondisi lima warga Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi yang menjadi korban jatuh pingsan setelah menerima pesan singkat (sms) telepon selular (Ponsel) atau "Ring in the red", mulai pulih.

Berdasarkan keterangan dari perawat RSU Kabupaten Bungo yang dihubungi Sabtu malam, mengatakan, kondisi kelima korban yang dirawat di RSU sejak dua hari lalu mulai pulih.

"Kondisi kelima korban mulai pulih, mungkin sehari atau dua hari ini bisa pulang," ungkap salah seorang perawat Unit Gawat Darurat (UGD) rumah sakit itu.

Menurut keterangan dokter, kata perawat itu, para korban yang dirawat itu karena ketakutan yang berlebihan setelah mendapat informasi isu kematian penerima telepon selular (ponsel) atau pesan singkat yang berwarna merah.

"Isu berlebihan itu membuat mereka ketakutan luar biasa," ujarnya.

Sementara itu, tiga dari lima korban yaitu Eva Susanti, Riska, dan Ansori, mengakui, ketika menerima pesan singkat melihat ponselnya warna merah dan bergambar bintang-bintang.

"Ketika saya melihat ponsel saya berwarna merah, saya langsung jatuh pingsan. Sekarang badan saya masih lemas," kata Eva Susanti.

Hal yang sama juga diakui Ansori, ketika ponselnya berdering yang disimpan di dalam lemari melihat pancaran cahaya merah, sehingga membuat dia ketakutan dan jatuh pingsan.

Di Kota Jambi juga mengguncang isu kematian akibat Infra merah ponsel yang berlebihan dengan "kartu maut" nomor 0866 dan 0666.

Masyarakat Jambi sampai kini resah akibat isu itu terus berkembang dari mulut ke mulut agar para pemilik ponsel tidak mengangkat ponselnya ketika berdering dengan nomor masuk 0866 dan 0666 itu.(*)

Saya korban sms layar merah!

Setelah membaca beberapa blog yang mengulas tentang keberadaan SMS layar merah. Akhirnya saya juga ingin mengupas keberadaannya! Jadi “saya termasuk korban sms layar merah!” Memang kita harus berhati-hati, maksud saya berhati-hati untuk mempercayai hal-hal takhayul seperti itu!//batubaranews.wordpress.com/2008/05/09/korban-sms-layar-merah/

Kalau toh, kita disantet lewat sms. Itu memang bisa! Tetapi pada dasarnya santet itu pun tidak akan pernah mampu untuk membuat kita mati! Semua itu Allah yang menentukan. Jin tidak dapat menyelakai atau bahkan membunuh kita tanpa seizin Allah. Jadi, nggak usah takut! Kalau toh memang ada kejadian, orang disms lalu mati, itu bukan karena smsnya. Tetapi yah memang waktunya meninggal, dan itu karena takdir! Tetapi, kalau kita percaya terhadap sms tersebut. Memang bisa terjadi! Karena jangan-jangan saat kita menerima sms dari teman kita sendiri, lalu kita shock/serangan jantung, takut. Akhirnya dead! 😀 Bisa saja terjadi loh, karena ketakutan-ketakutan kita sendiri. Makanya, sudahlah nggak usah takut, toh semua dari Tuhan. Kenapa sih kita mempersoalkan yang berbau takhayul…kuwul..kuwul toh semua dah ada takdirnya sendiri-sendiri. Kalau mau mati yah mati, kalau mau sakit yah sakit, kalau mau sehat yah sehat. Semua dah diatur sama yang diatas. Jadi jangan takut!

Tetap Semangat yah! 😀