Mengatai Polisi “Polisi Anjing dan Babi” Melalui Status Facebook, Langsung Ditangkap!

GORONTALO–Ningsih, mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo (UNG), diperiksa penyidik Polda Gorontalo, Jumat, terkait komentar di akun facebook (FB) yang dinilai mencemarkan nama baik seorang anggota dan institusi Polri.

Perempuan yang bernama lengkap Tri Wahyu Ningsih itu diperiksa selama satu jam lebih oleh penyidik Ditrekskrim Polda Gorontalo. Dia diperiksa karena statusnya di FB pada tanggal 12 Januari 2010 sekitar pukul 00.30 Wita yang berisikan makian terhadap Rahmat Pongoliu, seorang anggota polisi berpangkat brigadir dua yang bertugas di bidang penangulangan Narkoba Polda Gorontalo. Baca lebih lanjut

Iklan

Inilah Kepribadian Seorang Pria Dilihat Dari Profil Facebooknya

image Ketika sebagian orang mulai bosan dengan Facebook, sebagian yang lain ternyata masih tergila-gila dengan aktivitas ini. Bila Anda mengenal seorang pria (atau kekasih Anda) yang masih sering Facebook-an sepanjang hari, coba manfaatkan hal ini untuk mengenali kepribadiannya.

Menurut Carol Tuttle, penulis It’s Just My Nature! A Guide to Knowing and Living Your True Nature, mengatakan bahwa apa yang Anda posting pada situs jejaring sosial ini, dan bagaimana Anda menggunakannya, dapat menggambarkan dengan jelas diri Anda. Ingin tahu bagaimana hasil pengamatannya?

Baca lebih lanjut

Tiga Pahlawan Baru Warnai Hari Pahlawan Nasional

Tunjangan Masih Kalah dengan Guru

Tiga pahlawan baru dikukuhkan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada Jumat lalu, 7 November. Mohammad Natsir, Abdul Halim Iskandar, dan Sutomo menambah daftar nama pahlawan nasional menjadi 144. Sayang, perjuangan mereka dihargai ala kadarnya oleh pemerintah.

BANYAK kisah sedih dari keluarga pahlawan. Tidak sedikit istri maupun anak-anak pahlawan yang hidupnya serbasusah. Pemerintah sebenarnya sudah berusaha memberikan tunjangan bagi keluarga pahlawan. Hanya, nominal dalam paket tunjangan pahlawan itu masih belum bisa dikatakan layak secara finansial. Seakan-akan tak sebanding.

Hari ini tepat setahun sejak kali pertama pemerintah memberikan penghargaan kepada erhadap para pahlawan atas jasa-jasa mereka. Pada 10 November 2007, Menteri Sosial Bachtiar Chamsyah menyatakan bahwa setiap bulan keluarga pahlawan dan para perintis kemerdekaan Indonesia mendapatkan bantuan dana Rp 1,5 juta per bulan. Lebih kecil daripada gaji guru dengan pangkat terendah yang di APBN 2009 dipatok Rp 2 juta per bulan.

Baca lebih lanjut