Muhammadiyah Bertindak! Tak Ada Hubungan Wahabi dan Terorisme

Ajaran yang dikembangkan Syeikh Muhammad bin Abdul Wahab adalah ajaran memurnikan tauhid. Jadi tak ada hubungannya dengan tindakan teror. Pernyataan ini disampaikan Ketua PP Muhammadiyah Dr Yunahar Ilyas, Lc di Jakarta, Selasa (4/8).

Pernyataan ini disampaikan pak Yun, begitu ia biasa dipanggil, seiring dengan berbagai stigma Wahabi yang diberikan oleh beberapa gelintir orang.

Sebagaimana diketahui, sejak kasus bom Kuningan, beberapa orang yang sesungguhnya tak mengerti Islam, tiba-tiba dibesarkan TV dengan mengeluarkan stigma Wahabi sebagai biang teror.(Mengembalikan Jati Diri Bangsa) Baca lebih lanjut

Syirik: Dari Samiri sampai Ponari

Oleh: Dr Ahmad Hatta *

Sebelum orang mengenal nama dukun Ponari, Al-Quran juga mendokumentasikan orang serupa. Namanya juga agak mirip, Samiri

Hidayatullah.com–Nama Ponari tiba-tiba melesat bak meteor. Popularitasnya menyaingi selebritis, bahkan elit politik yang akan bersaing dalam pemilu 2009. Puluhan ribu orang berduyun-duyun mendatangi rumahnya di Jombang. Hampir tak ada media massa yang tidak memberitakan Ponari. Ini terjadi hanya karena ia memiliki batu yang dianggap sakti: bisa memudahkan urusan dan menyembuhkan penyakit. Tapi tahukah Anda, di masa lalu, ada orang yang jauh lebih sakti dari Ponari dan batunya?

Orang tersebut mampu mengubah 180 derajat kaum Bani Israil di Syam (Palestina), hanya dalam beberapa hari: dari beriman kepada Allah menjadi penyembah patung anak sapi yang bersuara. Hal itu membuat marah Musa as. (QS. 20: 86). Bagaimana tidak, kejadian itu berlangsung saat dirinya sedang dipanggil Allah ke Bukit Sinai (Thur) untuk menerima wahyu. Sebelum pergi, Nabi Musa as. sudah berpesan kepada kaumnya agar tetap beriman kepada Allah. Baca lebih lanjut