Ketua Partai “Salafy” al-Nour Meminta Semua Partai Membantu Mengakhiri Bentrokan

alnourKetua partai al-Nour, Abdel Ghafour Emad telah menyerukan kepada semua partai politik dan gerakan yang lain untuk membantuk mengakhiri bentrokan antara demonstran dengan pasukan bersenjata Mesir di sekitar Tahrir Square yang sudah berlangsung sejak hari Jum’at. Ia menyerukan untuk kedua belah pihak supaya melakukan dialog.

"Saya pergi ke Tahrir Square pada hari Minggu dengan sejumlah anggota Partai al-Nour untuk memeriksa situasi, dalam untuk untuk menghentikan kekerasan antara kedua belah pihak dan mencoba untuk memediasi dalam dialog yang rasional untuk mengakhiri krisis," kata Abdel Ghafour. "Tetapi, kami menemukan hal ini menjadi sulit karena kedua belah pihak tetap melakukan dengan kekerasan.

Baca Selengkapnya >>>

Iklan

Ada Romantisme Dalam Aksi Demonstrasi Mesir, Aktivis Anti Pemerintahan Mesir Menikah Disaat Aksi

imagePerubahan tak dapat menunggu. Jangan lewatkan waktu, demikian yang diungkapkan grup Disko R&B asal kota Bologna, Change, di antara sebuah lagu klasik bertitel Don’t Wait Until Night. Hal itu disadari betul oleh Ahmad Zaafan (29 tahun), masyarakat Kairo, Mesir.

Lelaki ini menyatakan khawatir mengenai kondisi negaranya. Sepanjang lahir ke muka bumi hingga sekarang ini menjadi seorang psikolog, tidak lebih dari sosok Husni Mubarak-lah yang menjadi afiliasi Zafaan mengenai kekuasaan. Ketika Negara lain merasakan transisi demokrasi, Zaafan cuma dapat mendengarkan sumpah jabatan Mubarak setiap lima tahun sekali.

Beserta segala keadaan tersebut, Zaafan tak dapat menunggu lagi. Gelora perubahan sangat kuat buat ia bendung. Alhasil, ruang perawatan dia tinggalkan demi mendatangi barak kesehatan sukarela di tengah Lapangan Tahrir, Kairo.

Baca Selanjutnya >>>