Prestasi Hamas Atas Pemulangan Orang-orang Palestina Yang di Tahan Israel

pertukaran tahanan palestinaTahap kedua, 550 orang Palestina yang ditahan oleh Israel akhirnya dibebaskan pada hari ahad, 18 Desember 2011. Sebagaimana kesepakatan Israel dengan Hamas mengenai pertukaran tahanan Gilad Shalit setelah lima tahun berada menjadi tahanan Hamas di Jalur Gaza.

Untuk 450 orang telah dibebaskan oleh Israel pada 18 Oktober lalu ditahap pertama. Pertukaran tahanan ini dimediasi oleh Mesir.

Sebagian orang-orang Palestina yang ditahan akhirnya menyeberang ke Tepi Barat serta disambut oleh ribuan warga Palestina yang bergembira di kota Ramallah.

Abu Obeida, juru bicara sayap bersenjata Hamas, Izzuddin Al-Qassam mengatakan, "Saya di sini untuk mengumumkan bahwa kesepakatan pertukaran tawanan telah diselesaikan setelah para tahanan laki-laki dan perempuan dibebaskan dari penjara-penjara Zionis Israel.

Baca Selengkapnya >>>

Iklan

Ekstrimis Yahudi Membakar Masjid Umat Islam Palestina

masjid di palestinaPara pengacau ekstrimis Yahudi membakar masjid kembali, serangan ini terjadi bersamaan dengan para pasukan Israel menghancurkan sebuah pemukiman Ilegal di Tepi Barat bagian utara.

Ini merupakan kedua kalinya kelompok ekstrimis yahudi menyerang dan mencoba membakar masjid dan meninggalkan sebuah pesan berbahasa Ibrani dilokasi masjid.

Serangan ini memicu kemarahan warga Palestina, dan menuduh para pejabat Israel memberikan perlindungan bagi kaum ekstrimis yahudi.

"Penyerangan masjid ini adalah sebuah tantangan perang yang dilakukan oleh ekstrimis pemukim yahudi terhadap warga Palestina," ucap juru bicara Nabil Abu Rudeina kepada AFP.

Baca Selengkapnya >>>

Kebusukan Fatah di Ungkap Al Jazeerah, Hamas Serukan Boikot Fatah

imagePergerakan Perlawanan Islam Hamas menerangkan sebenarnya data-data yang diungkap dari TV Aljazeera mengenai koordinasi keamanan ditengah-tengah kelompok otoritas Ramallah serta penjajah Israel merupakan “data sangat berbahaya”. Sebagaimana dinyatakan Hamas di antara pernyataan tertulis yang diterima koresponen, asal Damaskus, Suriah.

Hamas memastikan sebenarnya dokumen ini adalah bukti tidak terbantahkan tentang keterlibatan pimpinan eksekutif di otoritas Palestina serta PLO di antara memberangus para pejuang perlawanan Palestina dan mendorong blokade Jalur Gaza serta pendudukannya kembali. Sebagaimana pula keterlibatannya di antara rancangan dengan Amerika Serikat serta penjajah Zionis Israel di antara usaha buat menghabisi pergerakan Hamas lewat rancangan Dayton tahun 2007, lalu usaha menghabisi pergerakan Hamas di Tepi Barat melewati koordinasi keamanan.

Baca Selengkapnya >>>