Usaha China Menghapus Identitas Etnis Muslim Uighur

img
Pemerintah China menempatkan jutaan etnis Han China di wilayah mayoritas Muslim, Xinjiang, dengan tujuan utama memaksakan identitas dan kebudayaan Han di sana. Muslim di Xinjiang menjadi seperti orang asing di kampung halaman mereka sendiri.

"Mereka menghancurkan keseimbangan demografis dengan membawa orang-orang China," kata Qutub, seorang pedagang pakaian di pasar tradisional di kota Urumqi kepada Christian Science Monitor dalam sebuah wawancara yang diterbitkan pada Senin, 28 April.

"Mereka ingin agar suku kami musnah. Mereka mengeringkan akar-akar kami."

Pemerintah China telah berkampanye selama puluhan tahun guna menempatkan lebih banyak lagi etnis Han China di Xinjiang, sebuah wilayah yang merupakan kampung halaman dari jutaan etnis minoritas Uighur.

Pada tahun 1949, ketika pemerintah mengambil alih Xinjiang, etnis Han hanya berjumlah 7% dari total populasi di sana. Sekarang mereka sudah berjumlah lebih dari 40%, dan jumlahnya terus bertambah. Baca lebih lanjut

Iklan