Copypaste kenapa tidak?

Beberapa blog membuat “label” untuk melarang orang mengcopypaste isi contain atau pun artikel diblog mereka. Karena copypaste identik dengan pembajakan hak cipta dari hasil karya seseorang. Sehingga copypaste identik dengan pelanggaran yang berat!

Ada seorang teman yang berkelakar “Jika kita mempublikasikan sesuatu lalu kita takut melanggar hak cipta, sebaiknya kita tidak usah mempublikasikan apapun. Karena sangat jelas ketika kita menulis sesuatu, pastilah tema yang akan kita tulis pasti sudah pernah ada yang menulisnya”. Memang merepotkan ketika kita terjebak dengan hak cipta.

Ketika rame-rame kita berbicara masalah hak cipta, ketika itupula kita latah dengan mengikut-ikuti trend “hak cipta”. Di blog-blog manapun sering yang saya kujungi memasang “Copyscape”. Untuk menghindari orang yang mengcopypaste tulisan yang pernah kita buat. Sungguh sangat ironis, ketika kita merasa sudah bangga mempublikasikan tulisan kita diblog sendiri. Karena pada dasarnya tulisan atau buah pikiran kita, tidak boleh dikungkung pada hanya “rumah” kita sendiri. Tulisan kita harus bisa berada dimana-mana, dan dibaca oleh siapa saja.
Baca lebih lanjut

Golongan yang Berperasangka Buruk

Barangkali mereka adalah orang-orang yang selalu berperasangka buruk kepada kami dan hatinya diliputi keraguan atas kami. Mereka selalu melihat kami dengan kacamata hitam pekat, dan tidak berbicara tentang kami kecuali dengan pembicaraan yang sinis. Kecongkaan telah mendorong mereka untuk terus berada pada keraguan, kesinisan, dan gambaran negative tentang kami.

Bagi kelompok macam ini, kami bermohon kepada Allah Swt., agar berkenan memperlihatkan kepada kami dan kepada mereka kebenaran sebagai kebenaran dan memberi kekuatan kepada kami untuk mengikutinya, serta memperlihatkan kebatilan sebagai kebatilan dan memberi kekuatan kepada kami untuk menjauhinya. Kami memohon kepada Allah Swt., agar berkenan menunjuki kami dan mereka ke jalan yang lurus. Baca lebih lanjut

Download Novel silahkan

Bagi yang ingin mendownload novel silakan di sini:

 Download Ebook Novel Islam 

 

Saya mohon, setelah membacanya untuk memberikan komentar di fajar212000@yahoo.com karena ini untuk kelangsungan penerbitan ebook novel dijadikan buku. Saya harap kontribusi anda untuk mau mengirimkan email kepada saya, minimal pemberitahuan anda sudah membaca. Terima kasih.
Pokoknya, Mari kita semua untuk Membangun Jati Diri Bangsa Indonesia ini dengan berkarya lebih baik.

Ketika Abu Hurairah Lapar

Suatu ketika, Abu Hurairah r.a., sahabat Rasulullah saw., yang terkenal sebagai Ahlu Shuffah (mereka yang tinggal dekat masjid Nabi) merasa sangat lapar sekali. Namun, sebagai sahabat yang memiliki iffah, ia tidak menampakkan keadaannya apalagi meminta-minta. Saking laparnya jalannya pun tampak gontai. Ia duduk menunggu sahabat yang lewat di tempat yang biasanya dilewati para sahabat.

Maka tunggu punya tunggu, datanglah si fulan sahabat Rasulullah saw. Segera Abu Hurairah menegurnya. “Assalamualaikum. Kaifa khaluk ya fulan?” kata Abu Hurairaah, “Bagaimana, apa kau baik-baik saja?” Baca lebih lanjut

Istri yang Hitam

Ahmad bin Aiman bertamu ke rumah Muslim bin Umran, saudagar terkenal di Bashrah dan mendapat jamuan istimewa. Di tengah suasana perjamuan, kedua putra Muslim datang menghadap Ayahnya dengan sopan.

Menyaksikan putra Muslim, Ahmad bin Aiman sangat terpesona. Bagaimana tidak. Kedua anak itu sungguh sopan dan tingkah lakunya seperti anak-anak sultan. Mereka berbicara dengan menggunakan bahasa yang indah, seperti penyair. Bukan hnya itu, wajah kedua anak itu putih, bersih dan bersinar. Sungguh elok menawan hati, seperti matahari dan bunga. Rambutnya hitam, mengkilat. Pakaian yang serasi membuat setiap mata terpesona dan orang berdecak kagum. Siapapun akan menduga, pastilah ibunya adalah keturunan raja yang sangat cantik, cerdas dan halus budi. Ahmad tercenung dan kagum. Terucap dari mulut Ahmad bin Aiman, “Anak yang sangat menawan. Pastilah ibunya seperti bidadari dari kahyangan.”

Baca lebih lanjut

Anggi

Anggi namanya, seorang wanita yang dilahirkan dengan tubuh sempurna dan dengan kecantikan yang merona seakan-akan tidak ada pemuda yang tidak jatuh cinta jika melihatnya. Sosok gadis energik, yang gemar dalam berorganisasi membuatnya seakan memang dia bidadari dari surga dengan kain penutup aurat yang benar-benar menutupi dirinya menambah keharuman yang terpancar untuk selalu melihatnya. Sungguh kesempurnaan seorang wanita.
Anggi tak pernah lepas dari beberapa kegiatan keagamaan, sehingga tak sedikit Ikhwan-Ikhwan yang jatuh hati pada sosok perempuan ini. Wajah cantiknya terpancar dari semua sudut dan terlihat sangat memukau oleh semua kalangan.
“Ukhti Hilda, gimana bakti sosial di kampung Sono Cangkring besok? Apa sudah terkumpul dananya? Masih kurang nggak? Kalau kurang, ini ana punya sedikit uang. Mendingan ana sumbangin aja di sini!” kata Anggi dengan menyodorkan beberapa lembaran kertas uang ratusan ribu ke Hilda, Baca lebih lanjut

Fenomena Ayat-Ayat Cinta

Subhanallah. Ucapan itu yang pertama kali setelah membaca novel ayat-ayat cinta saat tahun 2005. “Saya harus memiliki novel ini” itu ucapan saya langsung setelah membaca novel ayat-ayat cinta pinjaman seorang teman. Saya membacanya mulai pukul 23.00 Wib sampai dengan pukul 04.00 Wib. Sampai-sampai saya lupa kebiasaan saya. Sholat lail tertinggalkan hanya gara-gara membaca novel ayat-ayat cinta. Wuih! Saya hanya tiga kali membaca buku yang saya selesaikan dalam satu hari. Yaitu yang pertama fiqih prioritas, tarbiyah Hasan Al banna, dan novel ayat-ayat cinta. Padahal biasanya saya menyelesaikan membaca buku maksimal dua minggu.

Baca lebih lanjut