Menguak Misteri Ilmiah Kiamat 2012 [Bagian 1]

Ilmuwan tidak lagi menolak terjadinya kiamat. Mereka malah membuat prakiraan ilmiah bagaimana terjadinya.

Oleh : Syaefudin*

Isu akan terjadinya kiamat di tahun 2012 begitu banyak menyedot perhatian manusia. Sampai-sampai, ada film berjudul 2012 yang bercerita tentang peristiwa mahadahsyat berupa kiamat. Film yang disutradari oleh Rolland Emmerich ini menggambarkan kejadian ‘akhir dunia’ dengan efek gambar yang cukup membelalakkan mata pemirsanya.

Gedung-gedung pencakar langit yang hancur melebur, hujan meteor, bumi yang terbelah, sampai luapan samudera yang meluluhlantahkkan permukaan bumi tergambar jelas di film tersebut. Saat itu, manusia sibuk dengan urusan masing-masing, menyelamatkan diri dari bencana akbar itu. Terlepas silang pendapat mengenai cerita di balik 2012, film tersebut cukup mampu menarik penonton untuk melihatnya.

Kiamat, fakta ilmiah Baca lebih lanjut

Mengupil Dan Memakannya, Dapat Memperkuat Pertahanan Tubuh

Meski sudah dinamai ilmiah “Rhinotillexomania”, ilmuwan mengaku kebiasaan mengorek lubang hidung masih misteri.

Oleh: Catur Sriherwanto

Manusia boleh bangga dengan pencapaian teknologi luar angkasanya, kecanggihan piranti superkomputernya serta kemajuan di aneka bidang lainnya. Namun, ini semua tidak sepatutnya membuat manusia lupa diri dan sombong. Sebab masih banyak hal pada dirinya sendiri yang sampai sekarang belum diketahuinya, hatta hal-hal yang nampaknya sepele sekali pun.

Manusia ternyata sampai sekarang belum mampu mengungkap, mengapa ia memiliki kebiasaan mengupil alias memasukkan jari ke lubang hidung untuk mengambil sesuatu dari dalamnya. Mengupil adalah salah satu hal yang diakui majalah ilmiah New Scientist baru-baru ini (Agustus 2009) sebagai bidang penelitian yang belum terpecahkan ilmu pengetahuan. Baca lebih lanjut

Majalah Hizby Salafy (Qiblati) Meresahkan Masyarakat

Keresahan itu muncul di Yogja, ketika di masyarakat beredar selebaran mengenai jadwal waktu Subuh yang dianggap menyesatkan. Selebaran yang merupakan fotokopi-an artikel yang dimuat Majalah Qiblati Agustus lalu itu dinilai memprovokasi dan memecah belah umat. Isi selebaran tersebut menjelaskan, waktu awal Subuh yang selama ini digunakan sebagian besar umat Islam di Indonesia dikatakan terlalu cepat 25 menit sehingga belum masuk waktu Subuh yang sebenarnya.

Kabarnya sudah ada beberapa masjid di Banjarmasin yang mengikuti selebaran itu, yang memundurkan waktu shalat Subuh hingga 25 menit. Sebut saja Masjid Al Jihad, Masjid Ar Rahim, Masjid At Tanwir, Masjid Baitul dan Hikmah. Sehubungan dengan itu, Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Propinsi Daerah Istimewa Yogjakarta segera menggelar sidang (21/8). Sidang merumuskan bahwa, jadwal shalat yang beredar di masyarakat Muslim, yang dikeluarkan Pemerintah (Cq Departemen Agama RI), maupun ormas Islam, seperti Muhammadiyah dan Nahdaltul Ulama (NU), adalah hasil hitungan para ulama dan ahli syar’i sekaligus juga ahli hisab dan falak. Baca lebih lanjut

NASA Bantah 2012 Akan Kiamat

Kiamat konon bakal terjadi tanggal 21 Desember 2012. Sebagian anggota masyarakat sedikit banyak mempercayainya, didukung oleh kisah-kisah di internet, buku ataupun film yang memperkirakan hal itu memang bakal terjadi.

Klaim yang beredar menyebutkan, akhir zaman ini disebabkan oleh tabrakan antara planet X atau Nibiru dengan bumi. Peristiwa ini konon akan menciptakan bencana maha dahsyat.

Beberapa situs internet bahkan mencatut lembaga antariksa Amerika Serikat, NASA. Dikatakan bahwa NASA sebenarnya tahu mengenai planet itu, tetapi merahasiakannya dengan berbagai alasan. Namun kini NASA akhirnya angkat bicara dan menyatakan semua cerita terkait kiamat 2012 sebagai ’hoax internet’. Baca lebih lanjut

Mossad: Jangan Sampai Arab Mengikuti Demokrasi, Biarkan Mereka Menjadi Negara Monarki Absolut

Shalih Na’ami

Elit-elit badan intelijen Israel menilai, ada kaitan erat antara hegemoni rezim diktator Arab dengan kesiapan warga Arab menjadi agen dan bekerja untuk kepentingan negara Zionis. Ravi Eitan, pernah menjabat komandan satuan rekrutmen agen Mossal “Qisari” menegaskan di salah satu TV Israel bahwa adalah rezim absolute di dunia Arab memudahkan Mossad merekrut agen dari warga Arab. Eitan menafsirkan, rezim otoriter dan represif Arab akan membunuh perasaan afiliasi dan keberpihakan warga Arab (kepada bangsanya). Kondisi ini memudahkan rekrutmen warga Arab menjadi agen Israel. Eitan menegaskan, rezim-rezim otoriter di dunia Arab dalam hal ini membantu menciptakan lingkungan sosial, politik, ekonomi yang mendorong warganya untuk menyetujui sebagai mata-mata Israel beroperasi di negerinya sendiri.

Demokrasi yang menakuti Israel Baca lebih lanjut

Indonesia Urutan Ke-111 Negara Terkorup

BERLIN – Lembaga pengawas korupsi internasional Transparency International (TI) kembali merilis Indeks Persepsi Korupsi (Corruption Perceptions Index) tahunan. Daftar negara terkorup, dengan skor 0, dan terbersih, dengan skor 10, itu dirilis kemarin (17/11). Kali ini, Selandia Baru menduduki peringkat teratas negara terbersih.

Negara Kiwi tersebut memperoleh skor tertinggi 9,4. Selisih 0,1 poin dengan Selandia Baru adalah Denmark, yang menduduki peringkat kedua dengan skor 9,3. menyusul di belakang Denmark adalah Singapura dan Swedia, masing-masing dengan skor 9,2. Keduanya sama-sama menduduki peringkat ketiga. Namun, Swiss yang berada di urutan berikutnya dengan skor 9,0 dianggap menduduki peringkat kelima. Baca lebih lanjut

Hindari Debat, Berbahasalah Yang Bijak

"Yang paling dibenci Nabi dan paling jauh jaraknya dari beliau pada hari Kiamat adalah para penceloteh yang banyak bicara."

Hidayatullah.com—Salah satu tontonan terbanyak di TV kita saat ini selain ghibah (gossip, red) adalah berdebat. Anggota DPR berdebat dengan LSM, Polisi berdebat dengan pengacara, dan beberapa pihal lain.

Akibat berdebat, baru-baru ini seorang pengacara ternama hampir saja berduel. Gara-gara berdebat pula, tahun 2003, Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jacob Nuwa Wea “menyerang” dan memukul kepala koordinator ICW Danang Widyoko di sebuah acara Today’s Dialog di Metro TV. Tak hanya memukul, sang menteri juga dinilai menghina Danang dengan kata-kata.

Islam mengenal istilah jidal. Para ulama menafsirkannya dengan perdebatan dalam hal-hal yang tidak berguna atau tidak bermanfaat. Jidal adalah termasuk dalam perdebatan yang dilarang adalah semua perdebatan yang menyebabkan kegaduhan, mudharat kepada orang lain atau mengurangi ketentraman. Sementara perdebatan yang baik dan masih diperbolehkan adalah perdebatan untuk menjelaskan kebenaran sebagai kebenaran dan kebatilan sebagai kebatilan.

Diriwayatkan dari ‘Aisyah r.a., ia berkata, “Rasulullah saw. bersabda, ‘Orang yang paling dibenci Allah adalah orang yang paling keras penantangnya lagi lihai bersilat lidah’.” (HR Bukhari [2457] dan Muslim [2668]). Baca lebih lanjut