Partai “Salafy” al-Nour Juga Tidak Melegalisasi Jilbab Dalam Undan-Undang Mesir

al nour partyMengunjungi di markas Maadi kantor Partai al-Nour, kita akan menjumpai kesan yang sangat bersahabat. Bahkan kesan keras sebagaimana stereotip gerakan Islam Ultrakonservatif akan terkikis. Disitu kita akan disambut oleh pria muda yang berjanggut rapi dengan menggunakan pakaian seperti biasanya, berjas rapi. Tidak ada kesan permusuhan yang mungkin akan kita jumpai dibeberapa golongan Salafy pada umumnya. Bahkan dengan wartawan wanita pun, dua pria muda tersebut tidak segan untuk saling memandang.

Baca Selengkapnya >>>

Iklan

Kebangkitan Hizb Salafy di Mesir, Awal Dogtrinasi Negara!

imageBerita mengejutkan datang asal Alexandria, sesungguhnya kelompok Salafi mengontrol 1.000 oleh 4.000 masjid di kota pesisir itu.

Mesti saja kabar ini mengecewakan orang-orang yang meneriakkan masyarakat liberal pasca revolusi Mesir, yang menegaskan sesungguhnya masjid-masjid yang dikendalikan Hizb  Salafi ini bisa jadi sarang pembiakan pemikiran serta ideologi fundamentalis yang kontroversial.

Seperti dilaporkan koran Mesir, The Egyptian Gazette, Rabu (20/4), Alexandria sekarang sudah merupakan lahan subur untuk ideologi Muslim fundamentalis. Ditengarai sesungguhnya jauhnya jarak kota tersebut asal ibukota Kairo mendorong kaum fundamentalis guna menggunakannya seakan-akan safe haven (tempat aman).

Baca Selengkapnya >>>

Saya Bangga Menjadi Surury (Muhammad bin Surur)

1americe “Terbongkarlah Fitnah yang dilakukan oleh okum-oknum Menteri Saudi atas fitnah-fitnah yang di lancarkan kepada Syaikh Muhammad bin Surur. Hanya karena Muhammad bin surur menentang atas keberadaan panggakalan Militer Amerika, beliau harus difitnah habis-habisan. Maka jangan salahkan kami, jika kami menganggap Hizby Salafy merupakan kepanjangan tangan dari Yahudi dan Amerika. Itu terlihat dari dukungannya dengan berdiam diri menyetujui Arab Saudi ditempati pangkalan Militer orang kafir (Amerika). Dan malah mereka (Hizby Salafy) malah menyerang orang Islam yang menolak keberadaan pangkalan Mliter Amerika tersebut (Muhammad bin surur). Tujuan Arab Saudi mengijinkan pangkalan Militer AS, merupakan bentuk ketakutan Pemerintahan Arab Saudi akan ancaman kekuatan militer dari negara lain. Dengan begitu sudah sangat jelas, Arab Saudi meminta perlindungan pemerintahan kafir. Dan mereka, para hizby Salafy hanya berdiam diri, bahkan menjilat pemerintahan Arab Saudi dengan menfitnah ulama yang mentang adanya pangkalan militer di tanah yang dimuliakan Allah.

Berpegang teguhlah kalian dengan tali (agama) Allah dan janganlah kalian bercerai berai. Ingatlah akan nikmat Allah ketika kalian dahulu (masa jahiliah) bermusuh-musuhan hingga Allah mempersatukan hati kalian, lalu karena nikmat Allah, kalian menjadi bersaudara. ( QS. Ali Imran: 103)

Menurut Muhammad Ikhsan, mahasiswa Universitas Indonesia (UI)  Pasca Sarjana Program Studi Kajian Timur Tengah dan Islam, yang meneliti ”Gerakan Salafy Modern di Indonesia”, pada hakikatnya, seorang Muslim manapun sebenarnya, sedikit banyak memiliki kadar kesalafyan dalam dirinya, meskipun ia tidak pernah menggembar-gemborkan pengakuan bahwa ia seorang Salafy. Tapi kemudian, penggunaan istilah Salafy ini secara khusus mengarah pada kelompok gerakan Islam tertentu.
Tak dipungkiri, gerakan Salafy di Indonesia banyak dipengaruhi oleh ide dan gerakan pembaruan yang dilancarkan oleh Muhammad ibn ’Abd al-Wahhab di kawasan Jazirah Arab. Ide pembaruan ini memberikan pengaruh pada gerakan-gerakan Islam modern yang lahir kemudian, seperti Muhammadiyah, Persis, dan Al Irsyad. Isu mendasar yang diusung oleh gerakan-gerakan ini adalah ”Kembali kepada al-Qur’an dan as-Sunnah”, serta pemberantasan takhayul, bid’ah dan khurafat. Patut dicatat, gerakan ini tidak sepenuhnya mengambil dan menjalankan ide-ide yang dibawa oleh purifikasi Muhammad ibn ’Abd al-Wahhab. Namun, tetap saja, banyak yang menisbatkan gerakan ini sebagai kelompok Wahhabi.

Baca lebih lanjut

Masyarakat, Bedakan “Kami” dengan Hizby Salafy!

Banyak laporan yang dikeluhkan umat dan gerakan Islam dengan keberadaan Salafy — demikian mereka menjatidirikan kelompoknya. Meski di kalangan Salafy terjadi perpecahan dalam menyikapi ijtihad tertentu, namun kebanyakan umat tidak memahami peta Salafy secara utuh, sehingga cenderung men-generalisir Salafy dengan cap buruk.

Bukan sekali terjadi, benturan antara Salafy dengan gerakan Islam yang ada. Sehingga menimbulkan gelombang penolakan. Di Lippo Cikarang, kajian Salafy terpaksa diliburkan selama sebulan, karena adanya tekanan (ancaman) dari kelompok tertentu untuk membubarkan halaqah ini. Kemudian di Matraman, Jakarta, pernah terjadi penyerbuan kelompok jamaah dzikir yang dipimpin oleh seorang yang mengklaim dirinya habaib, terhadap masjid jamaah Salafy, seraya menuntut masjid itu tidak difungsikan lagi untuk penyelenggaraan shalat Jum’at.  Alhasil, tuntutan itu sukses.
Gelombang penolakan juga terjadi di luar Jawa, di Lombok Barat (NTB), sudah beberapa kali terjadi perusakan fasilitas milik ”penganut” Salafy oleh warga setempat. Akibat kesalahpahaman di kedua belah pihak, warga di Dusun Mesangguk, Gapuk, Kecamatan Gerung, Lombok, menyerang jamaah Salafy dengan lemparan batu. Sebelumnya, November 2005, ribuan warga Desa Sesela menyerbu Yayasan Pondok Pesantren Ubay bin Kaab di Dusun Kebon Lauk.

Baca lebih lanjut

Majalah Hizby Salafy (Qiblati) Meresahkan Masyarakat

Keresahan itu muncul di Yogja, ketika di masyarakat beredar selebaran mengenai jadwal waktu Subuh yang dianggap menyesatkan. Selebaran yang merupakan fotokopi-an artikel yang dimuat Majalah Qiblati Agustus lalu itu dinilai memprovokasi dan memecah belah umat. Isi selebaran tersebut menjelaskan, waktu awal Subuh yang selama ini digunakan sebagian besar umat Islam di Indonesia dikatakan terlalu cepat 25 menit sehingga belum masuk waktu Subuh yang sebenarnya.

Kabarnya sudah ada beberapa masjid di Banjarmasin yang mengikuti selebaran itu, yang memundurkan waktu shalat Subuh hingga 25 menit. Sebut saja Masjid Al Jihad, Masjid Ar Rahim, Masjid At Tanwir, Masjid Baitul dan Hikmah. Sehubungan dengan itu, Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Propinsi Daerah Istimewa Yogjakarta segera menggelar sidang (21/8). Sidang merumuskan bahwa, jadwal shalat yang beredar di masyarakat Muslim, yang dikeluarkan Pemerintah (Cq Departemen Agama RI), maupun ormas Islam, seperti Muhammadiyah dan Nahdaltul Ulama (NU), adalah hasil hitungan para ulama dan ahli syar’i sekaligus juga ahli hisab dan falak. Baca lebih lanjut

Kebodohan Blog Artikelislami Yang Katanya Penganut Majelis Rasulullah, Yang Menyesatkan Muhammadiyah

Beberapa waktu lalu ada yang curhat kepada saya (lagi) tentang blog artikelislami. "Mas, saya sebagai orang Muhammadiyah merasa terhina atas ungkapan kesesatannya secara tidak langsung kepada Muhammadiyah." Ucap beliau tersebut di kolom komentar yang meminta untuk dibuatkan jawaban atas tulisan yang menyesatkan dilakukan oleh admin blog artikelislami. Saya tidak approve/setujui untuk ditampilkan, karena memang dia meminta untuk tidak ditampilkan komentarnya.

Ok, kita bahas sedikit siapa si pemilik blog artikelislami tersebut.
Ketika saya dahulu berdialog dengannya (admin blog artikelislami) ilmunya memang sangat kurang sekali, tetapi sangat sombong, bahkan dengan bengis menuduh siapa saja yang berkomentar baik-baik diblognya sebagai orang yang menyimpang dari Islam. (Silahkan lihat jawaban komentar-komentar blog yang dilakukan oleh admin blog artikelislami). Dia menuduh secara serampangan tanpa ilmu, menyesatkan siapa saja yang tidak sesuai dengan pemikiran dia. Dia mengaku-ngaku sebagai penganut Majelis Rasulullah, entah benar apa tidak? Tetapi perilakunya seperti kaum Khawarij yang menuduh sesat umat Islam lainnya dan yang sudah jelas-jelas sesat didalam Islam. Karena apa khawarij sesat? Karena menyesat-nyesatkan orang Islam yang tidak sesat!

Ketika membahas masalah hizby Salafy, dia sangat ambisius sekali. Perkataannya sangat kasar dan tidak bisa dinalar dengan akhlaq yang diajarkan oleh Rasulullah. Kita semua tahu, bahwa setiap gerakan mempunyai kelebihan dan kelemahan. Tetapi bukan berarti kelemahan itu harus menjadikan sebuah justifikasi untuk menyesatkan orang dengan seenaknya sendiri. Baca lebih lanjut

Tidak Terbantahkan, Hizb Salafy itu ada

Saat ini kita sering melihat bagaimana seringnya sebuah golongan/organisasi/kelompok yang paling anti dengan sebutan hizby. Bahkan cenderung menjelek-jelekkan umat Islam yang lain, mereka ini adalah yang biasa menyebut diri mereka Salafy (atau kadang biasa disebut juga Ahlul Sunnah). Mereka menentang hizby (kelompok/golongan/organisasi) umat Islam yang lain, dan menggolongkan sebagai kelompok sesat atau kelompok sempalan terhadap Islam. Tidak perduli itu Muhammadiyah, NU, PERSIS, PKS (Tarbiyah), HTI, MMI, dll. Mereka semua adalah hizby yang paling tidak disukai oleh kelompok/Hizby Salafy.

Pengertian Salafy

Baca lebih lanjut